Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 16 Desember 2018 | 14:16 WIB

Kominfo Janji Tak Bocorkan Data Registrasi Kartu

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 20 Maret 2018 | 03:19 WIB

Berita Terkait

Kominfo Janji Tak Bocorkan Data Registrasi Kartu
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjamin pemerintah tidak akan membocorkan data pelanggan seluler yang melakukan registrasi kartu prabayar.

Kata Rudiantara, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) hanya akan melakukan monitoring terkait jalannya registrasi.

Sedangkan untuk database secara keseluruhan, kata dia, telah masuk kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

"Kominfo hanya memonitor saja di blak-blakan yang dilakukan registrasi berdasarkan informasi yang diberikan disiapkan oleh dukcapil dan Kominfo tidak sama sekali menyimpan data tentang kependudukan, jadi kalau dikatakan kebocoran data saya tanya temen temen kebocorannya di mana?," kata Rudiantara di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (19/3/2018).

Dia menjelaskan, setiap pelanggan yang melakukan registrasi dengan NIK ataupun KK masuk ke operator. Kemudian, operator melanjutkan ke Dukcapil untuk melakukan validasi terkait kecocokan NIK dan KK.

Setelah data yang diterima valid, lanjut dia, Dukcapil akan kembali mengirimkan kepada operator seluler. "Kominnfo itu tidak memegang data temen-temen yang registrasi itu mekanismenya kan 16 digit NIK dan KK itu diteruskan oleh masing masing oprator kemudian dilkuakan validasi oleh Dukcapil," kata dia.

"Tidak ada ke Kominfo setelah validata atau tidak itu dikembalikan oleh pelanggan. Oh anda sudah ok, itu kan jawabanya seperti itu registrasi jadi bocor orang datanya aja saya tidak tau. Kalau di Dukcapil itu gak ada di Kominfo. Kominfo hanya tau berapa jumlah yang sudah registrasi udah itu aja," kata Rudiantara.

Berdasarkan data per 13 Maret 2018, lanjut Rudiantara, jumlah validasi NIK dan KK yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), mencapai 350.788.346 juta orang.[ipe]

Komentar

x