Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 09:15 WIB
 

Tak Ingin Tekor Terus, HIN Bertransformasi Digital

Oleh : - | Kamis, 22 Maret 2018 | 19:19 WIB
Tak Ingin Tekor Terus, HIN Bertransformasi Digital
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Yogyakarta - Komisaris PT Hotel Indonesia Natour (Persero), Michael Frankwin Umbas, menyatakan Hotel Indonesia Group (HIG) yang merupakan brand hotel Chain PT Hotel Indonesia Natour (PT HIN) siap bertransformasi digital guna memenangkan kompetisi sektor perhotelan.

Dalam rilis kepada media, Kamis (22/3/2018), Umbas mengatakan, HIN menyadari bahwa era digitalisasi sudah merambah seluruh sektor dan kehidupan manusia. Artinya, seluruh pihak harus mampu beradaptasi sekaligus berinovasi mengikuti perkembangan jaman.

"Disruption era juga telah ikut mengubah lanskap bisnis hospitality and tourism Industry. Oleh karena itu kita juga harus segera mempersiapkan diri langkah-langkah transformasi," ujar Umbas saat membuka Kick Off Meeting Hotel Indonesia Natour di Hotel Inna Malioboro Yogyakarta, Rabu (21/3).

Dalam pembukaan Kick Off Meeting dihadiri seluruh jajaran Direksi dan 14 General Manager Hotel dibawah naungan HIN. Dia menerangkan bahwa 2017 menjadi titik awal bagi HIN melakukan transformasi, sekaligus menyikapi persaingan di dunia industri perhotelan. Jika sebelumnya, HIN selalu masuk dalam daftar perusahaan plat merah yang merugi, pada akhir 2017 perusahaan tersebut berhasil membukukan laba Rp9 juta.

Dalam tiga tahun terakhir, ungkapnya, performa keuangan perseroan pada 2015 menderita kerugian Rp140 miliar. Setahun kemudian kerugiannya berkurang menjadi Rp89 miliar. "Kami terus mendorong direksi untuk melakukan lompatan lain. Kita tidak boleh terpaku mengandalkan aset yang sekitar Rp9,4 triliun. Tapi bisnis modelnya harus adaptif," terang Umbas.

Pihak HIN tidak menampik jika salah satu yang menjadi tantangan berat, kata Umbas, saat ini adalah munculnya aplikasi digital seperti AirBnB yang menggerus pasar HIN. Aplikasi AirBnB sendiri merupakan sebuah platform layanan penyewaan penginapan berbasis aplikasi. "Kita mencermati karena ini trend global. Sejauh ini source of bussines kita masih kuat dengan occupancy rate tahun 2017 kemarin di 67 %," tandasnya.

PT Hotel Indonesia Natour diketahui membentuk program transformasi perusahaan periode 2017-2021. Program transformasi perusahaan yang dilaksanakan HIN meliputi tahapan Turn Around (2017), Growth (2018), Leading (2019), Worldwide (2020) dan Expansion (2021).

Program transformasi sejalan dengan komitmennya sebagai BUMN yang 'Hadir Untuk Negeri' dan membantu menyukseskan program pemerintah dalam mendatangkan wisatawan. Program dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, dimulai dengan penataan dan perbaikan berbagai sarana dan fasilitas hotel di berbagai kawasan. [tar]

Komentar

x