Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Juni 2018 | 07:27 WIB
 

Fokus Garap DPK, Aset Bank DKI Tumbuh 26,74%

Oleh : - | Selasa, 27 Maret 2018 | 07:20 WIB
Fokus Garap DPK, Aset Bank DKI Tumbuh 26,74%
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bank DKI kembali mencatatkan kinerja positif pada tahun 2017. Dari hasil laporan keuangan yang telah diaudit (audited), per Desember 2017, Bank DKI berhasil mencatatkan pertumbuhan aset sebesar Rp51,41 triliun atau tumbuh sebesar 26,74% dari Rp40,56 triliun pada tahun 2016.

Pertumbuhan total aset tersebut berada di atas rata-rata pertumbuhan perbankan nasional yang tercatat sebesar 9,79% di tahun 2017.

Demikian disampaikan Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Pencapaian total aset tersebut terutama didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang meningkat signifikan pada tahun 2017. Adapun DPK per 31 Desember 2017 tercatat sebesar Rp38,33 triliun, tumbuh sebesar 34,74% dari Rp28,45 triliun pada tahun 2016.

Pertumbuhan tersebut juga berada di atas rata-rata pertumbuhan DPK perbankan nasional yang tercatat sebesar 9,40% di tahun 2017.

Terkait dengan penyaluran kredit, kata Kresno, meskipun masih berfokus pada upaya perbaikan kualitas kredit, perseroan tetap mampu mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 9,09% dari semula tercatat sebesar Rp24,87 triliun pada tahun 2016 menjadi sebesar Rp27,13 triliun pada akhir tahun 2017.

Pertumbuhan kredit tersebut berada di atas rata-rata pertumbuhan kredit perbankan nasional yang tercatat sebesar 8,27% di tahun 2017.

Berbagai upaya perbaikan kualitas kredit yang telah dilakukan mendorong penurunan rasio NPL Perseroan di mana NPL gross dan NPL Net Perseroan pada tahun 2017 menunjukkan perbaikan yang signifikan dengan realisasi masing-masing sebesar 3,76% dan 2,31%. Rasio NPL tersebut jauh lebih baik dibandingkan tahun 2016 sebesar 5,35% dan 2,75%.

"Selain itu, upaya perbaikan kualitas kredit yang juga telah dilakukan pada tahun 2017 di antaranya adalah melakukan penagihan kredit secara intensif, pengambilalihan agunan, lelang agunan kredit, restrukturisasi kredit, dan hapus buku," tutur Kresno.

Berbagai aktivitas bisnis yang dilakukan di sepanjang tahun 2017 telah berhasil mendorong pencapaian laba perseroan yang positif. Laba bersih per 31 Desember 2017 tercatat sebesar Rp712,17 miliar, meningkat 10,40% terhadap tahun 2016 sebesar Rp645,11 miliar.

Pencapaian Penting Tahun 2017

Sejumlah pencapaian penting berhasil ditorehkan Bank DKI pada tahun 2017, di antaranya adalah peluncuran JakOne Mobile yang merupakan aplikasi layanan keuangan yang terdiri dari Mobile Banking dan Mobile Wallet dan dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi kebutuhan sehari-hari pada merchant-merchant yang bekerjasama dengan Bank DKI baik yang besar maupun yang ritel.

Bank DKI juga telah berhasil mengimplementasikan sistem pembayaran yang telah menerapkan transaksi non tunai di lingkup Pemprov. DKI Jakarta.

Atas hal tersebut, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan memberikan apresiasi kepada Bank DKI sebagai BPD Model pendukung pengelolaan keuangan daerah.

Untuk meningkatkan ekspansi bisnisnya, pada tahun 2017, Bank DKI telah memperkenalkan produk dan layanan baru seperti Kartu Kredit Co Branding, Tabungan Monas Bisnis Perkulakan dan Kerjasama Penjualan ORI 014. [jin]

Komentar

 
x