Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 07:07 WIB

Bandung Miskin Inovasi, Bisnis Hotel Makin Lesu

Sabtu, 31 Maret 2018 | 04:09 WIB

Berita Terkait

Bandung Miskin Inovasi, Bisnis Hotel Makin Lesu
Ketua PHRI Jabar, Herman Mochtar - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Libur Paskah pada akhir pekan ini, diharapkan mampu mendongkrak tingkat keterisian hotel (okupansi) di Kota Bandung, Jawa Barat. Okupansi sementara 55%, diproyeksikan bakal naik hingga 90%.

"Kalau long weekend hari ini hingga besok, memang cukup bagus. Tadi malam masih di angka 55 persen-lah dari 470 hotel yang ada," ujar Ketua PHRI Jabar, Herman Mochtar di Kota Bandung, Jumat (30/3/2018).

Herman mengatakan, okupansi hotel pada Jumat malam, diperkirakan bakal terus merangkak naik. Pihak PHRI memperkirakan wisatawan baru memenuhi Kota Bandung pada Jumat. "Malam ini (Jumat) bisa 90 persen saya kira, tapi lihat kondisi dan situasinya," ujar Herman.

Herman mengatakan, tingkat okupansi hotel dari tahun ke tahun di Kota Bandung, menunjukan grafik penurunan. Pada 2017, angka hunian hanya 70%. Tahun ini, PHRI mendapat laporan bakal turun di kisaran 60%-65%.

Ia menduga, penurunan ini akibat kejenuhan para wisatawan, baik dari nusantara maupun mancanegara. Mereka tidak menemukan hal baru ketika berwisata ke Kota Bandung. "Bisa kita lihat penerbangan dulu dari Kuala Lumpur ke Bandung bisa tiga kali, sekarang tinggal 1,5 kali. Singapura dulu lima kali sekarang dua kali," kata dia.

Menurutnya, agar bisnis hunian kembali menggeliat, perlu adanya promosi pariwisata baru yang dapat ditawarkan pemerintah daerah. Bandung yang dikenal sebagai kota pariwisata dan kuliner harus lebih didorong sebagai destinasi unggulan.

Apabila dibandingkan dengan provinsi maupun daerah lain, Jabar khususnya Kota Bandung tertinggal dalam hal promosi. Kata Herman, provinsi maupun daerah lain melakukan promosi dengan menyasar langsung ke wilayah-wilayah lainnya yang ada di Indonesia.

"Kemudian kita harus melakukan program promosi yang terarah. Wisnus sangat kita andalkan, kalau Wisman sudah sangat sulit. Wisnus jadi pasar besar dan Bandung jadi perhatian mereka," kata dia. [tar]

Komentar

x