Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 06:52 WIB
 

Kelapa Dalam Sulteng Dikirim ke China dan Thailand

Oleh : - | Sabtu, 31 Maret 2018 | 18:30 WIB
Kelapa Dalam Sulteng Dikirim ke China dan Thailand
(Foto: inilahcom/ilustrasi)

INILAHCOM, Palu - Beberapa tahun ini, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengekspor komoditas perkebunan khususnya kelapa dalam ke China dan Thailand.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulteng, Nahyun Biontong di Palu, Sabtu (31/3/2018), mengatakan, dua negara itu merupakan pasar utama bagi komoditas kelapa.

Pada 2017, kata dia, Sulteng mengekspor kelapa dalam ke China sebanyak 3.220,478 ton, menghasilkan devisa US$11,813 juta. Selain China, kelapa dalam dari petani Sulteng juga diekspor ke negara tetangga yakni Thailand.

Selama priode Januari-Desember 2017, ekspor kelapa dalam ke Thailand mencapai 4.035 ton, menghasilkan devisa US$290,160 juta.

Nahyun mengatakan, sudah ada 10 eksportir yang bergerak dalam ekspor kelapa dalam dan tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng.

Tetapi terbanyak, kata dia, berpusat di Palu, Ibu Kota Sulteng. Sementara realisasi ekspor kelapa dalam selama dua bulan terakhir ini (Januari-Februari 2018) dengan negara tujuan China sebanyak 48 ton dengan perolehan devisa US$11.040.

Ekspor kelapa dalam sebanyak itu dilakukan oleh CV Pelangi Jaya Industri, salah satu dari 10 perusahaan yang selama ini aktif mengekspor kelapa dalam dari Sulteng.

Untuk meningkatkan produksi petani, pemerintah pusat dan provinsi dalam beberapa tahun terakhir ini melakukan program peremajaan kelapa dalam.

Bibit kelapa dalam untuk program peremajaan yang dilakukan di hampir semua kabupaten di Sulteng tersebut berasal dari kelapa dalam lokal. Program peremajaan kelapa dalam di Sulteng dari 2012 hingga 2017 seluas 21.475 hektar. Program ini didanai dari APBN.

Sementara program peremajaan kelapa dari anggaran ABPD Provinsi Sulteng selama kurun waktu tersebut seluas 7.855 hektar tersebar di 10 kabupaten. Khusus peremajaan kelapa dalam sepanjang 2017 di Sulteng seluas 1.500 hektar.

Harga kelapa dalam di pasaran Kota Palu saat ini di tingkat pengecer Rp6.000/biji. Sedangkan di tingkat petani berkisar Rp4.000/biji. [tar]

Komentar

x