Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 07:28 WIB

Inilah Tarif Tol Madiun-Wilangan

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 1 April 2018 | 13:01 WIB

Berita Terkait

Inilah Tarif Tol Madiun-Wilangan
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Jokowi telah meresmikan ruas Tol Ngawi-Wilangan. Ruas tol Ngawi-Wilangan yang diresmikan merupakan Seksi I, II dan III sepanjang 49,5 km sebagai bagian dari Tol Ngawi-Kertosono dengan total 87 km. Berapa tarifnya?

Dalam acara peresmian, Presiden Jokowi, Menteri Basuki dan Menteri Sri Mulyani mencoba ruas tol tersebut menggunakan truk gandar dua. Secara simbolik, truk angkutan logistik merupakan penerima manfaat utama kehadiran jalan tol.

"Alhamdulillah, telah selesai tol dari Ngawi hingga Wilangan dan tahun depan saya harapkan bisa lebih maju lagi. Selain itu untuk lebaran juga sudah bisa kita nikmati. Jakarta-Ngawi yang biasa ditempuh 24 jam menjadi lebih singkat yakni 10 jam," jelas Presiden Jokowi di Gerbang Tol Madiun, Kamis (29/3/2018).

Sementara Menteri Basuki mengatakan tarif tol Ngawi-Wilangan merupakan tarif yang sudah diterapkan harmonisasi. Besaran tarif awal per km diperkirakan sebesar Rp1.200, menjadi lebih kecil menjadi Rp1.000 per km untuk kendaraan golongan I.

Pemberlakuan tarif tol Ngawi-Wilangan menunggu Keputusan Menteri PUPR yang akan keluar dalam waktu dekat.

Penyederhanaan golongan kendaraan menjadi tiga golongan, berdampak pada penurunan tarif untuk truk. Misalnya truk golongan V semula diperkirakan membayar sekitar Rp172.500 menjadi Rp96.000 seperti mengutip dari laman resmi Kementerian PUPR.

Ruas tol Ngawi-Wilangan yang diresmikan merupakan Seksi I, II dan III sepanjang 49,5 km sebagai bagian dari Tol Ngawi-Kertosono dengan total 87 km dengan investor PT. Ngawi Kertosono Jaya (PT. NKJ). Ruas Tol Ngawi Wilangan dibangun oleh PT NKJ meliputi Seksi I Klitik SS Madiun (20 Km), Seksi II SS Madiun SS Caruban (8,45 Km) dan SS Caruban Nganjuk (Wilangan) (21,06 Km).

Sisanya untuk Seksi IV Wilangan - Kertosono sepanjang 37,5 Km dibangun oleh Pemerintah sebagai bagian dari VGF (Viability Gap Funding). Besaran VGF sebagai bentuk dukungan Pemerintah untuk pembangunan Seksi IV adalah Rp3,1 triliun. Progres ruas Wilangan - Kertosono saat ini sudah 61% dan ditargetkan bisa beroperasi akhir 2018.

Setelah selesai dibangun seluruh ruas akan dioperasikan oleh PT NKJ. Biaya investasi keseluruhan yang dikeluarkan PT NKJ sebesar Rp9,73 triliun yang berasal dari modal pemegang saham 30% dan pinjaman perbankan dan lembaga keuangan sebesar 70%. Pemegang saham yakni PT Jasa Marga (60%) dan PT Waskita Toll Road (40%).

Komentar

x