Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 00:17 WIB
 

DPR Rela Anak Sukoharjo Jadi Gubernur BI

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 3 April 2018 | 14:15 WIB
DPR Rela Anak Sukoharjo Jadi Gubernur BI
Perry Warjiyo - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - DPR menyetujui Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI yang baru menggantikan Agus Martowardojo yang akan berakhir masa jabatannya pada bulan Mei mendatang.

Usai rapat Paripurna, Perry berjanji akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga nilai tukar rupiah, dan menjaga makroprudensial ekonomi dalam negeri.

"Saya akan meneruskan kebijakan-kebijakan yang selama ini digariskan dimana kita terus menjaga makro ekonomi kita, termasuk pengendalian inflasi, nilai tukar, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang ada," katanya usai mengkuti rapat paripurna DPR, Selasa (3/4/2018).

Perry ditunjuk sebagai calon tunggal oleh Presiden Joko Widodo menggantikan Agus DW Martowardojo yang berakhir masa jabatannya pada Mei 2018.

Perry lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, 25 Februari 1959. Ia mengenyam pendidikan sarjana dengan gelar sarjana ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1982.

Perry kemudian melanjutkan pendidikan magister di Iowa State University, AS, dan lulus pada 1989 dengan gelar master of science (Msc) di bidang ekonomi moneter dan internasional. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan doktoral di universitas yang sama dan memperoleh gelar PhD di bidang ekonomi moneter dan internasional pada 1991.

Perry memulai kariernya di bank sentral pada 1984. Jabatan pertamanya adalah staf desk penyelamatan kredit, urusan pemeriksaan, dan pengawasan kredit.

Pada 1992-1995, Perry menjabat Staf Gubernur BI. Setelah itu, pada 1998, Perry menjabat Kepala Biro Gubernur.

Pada 2001, Perry diangkat sebagai project leader Unit Khusus Program Transformasi BI. Pada 2003, ia menjabat Direktur Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan.

Setelah itu, pada 2005-2007, Perry menjabat Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.

Pada 2007-2009, Perry menerima penugasan di Dana Moneter Internasional (IMF) sebagai Direktur Eksekutif South East Asia Voting Group (SEAVG).

Dalam jabatannya tersebut, Perry mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam SEAVG.

Perry diangkat sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden 28/P Tahun 2013. Ia secara resmi memulai jabatannya sejak 15 April 2013 untuk masa jabatan 20132018.

Perry dikenal menguasai isu ekonomi yang memiliki riset yang kuat dalam bidang kebijakan moneter, isu internasional, transformasi organisasi dan strategi kebijakan moneter, pendidikan dan riset kebanksentralan, pengelolaan devisa dan utang luar negeri serta menulis dan menerbitkan sejumlah buku, jurnal, dan makalah di bidang ekonomi, moneter, dan isu-isu internasional. [hid]

Komentar

x