Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 April 2018 | 03:50 WIB
 

Jokowi tak Percaya Lapangan Kerja Diserobot Robot

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 4 April 2018 | 13:30 WIB
Jokowi tak Percaya Lapangan Kerja Diserobot Robot
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo tidak percaya asumsi bahwa jutaan lapangan pekerjaan bakal hilang pada 2030, seiring era industri jilid 4 atau 4.0.

Menurut Jokowi, masyarakat jangan mudah percaya terhadap hal-hal yang membuat pesimis. Memang, riset McKinsey Global Institute mengeluarkan analisa lanjutan pada November 2017. Bahwa, revolusi industri 4.0 bakal menghilangkan 800 juta lapangan kerja di seluruh dunia.

"800 juta pekerja di seluruh dunia akan kehilangan pekerjaan, karena diambil alih oleh robot dan mesin dalam 12 tahun ke depan. Nah, kalau ini saya enggak percaya. Kalau yang pesimis saya enggak percaya," kata Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Kata Jokowi, revolusi industri justru akan melahirkan lebih banyak lagi lapangan kerja baru dan menciptakan peluang-peluang besar untuk semakin tumbuh berkembang usahanya. Sehingga, Jokowi mempertanyakan apakah revolusi industri sebuah peluang besar atau tidak.

"Apakah revolusi industri sebuah peluang besar? Jawaban saya iya, kalau kita mempersiapkan, merencanakan dan bisa mengantisipasi ini. Apakah revolusi industri 4.0 ini sebuah ancaman? Menurut saya jawabannya iya dan tidak, tergantung kita," ujar mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini.

Hanya saja, lanjut Jokowi, pemerintah tetap perlu mengantisipasi dampak revolusi industri 4.0. Sebab, riset McKinsey Global Institute pada 2015 menyatakan revolusi industri baru dampaknya akan 3.000 lebih dasyat dari revolusi industri pertama di abad 19.

"Inilah yang harus kita pahami, kita mengerti dan kita antisipasi. Laporan yang diterima termasuk dari Menteri Perindustrian dan saya percaya itu, saya percaya dampak revolusi industri 4.0," papar Jokowi. [ipe]

Komentar

 
x