Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 April 2018 | 17:51 WIB
 

Industri 4.0, Jokowi Andalkan Revolusi Mental

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 4 April 2018 | 13:54 WIB
Industri 4.0, Jokowi Andalkan Revolusi Mental
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo bilang, revolusi mental akan terus dijalankan untuk merubah mindset negatif serta ketakutan terhadap industri 4.0.

"Kita harus berusaha terus-menerus meningkatkan kemampuan belajar, keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan era industri 4.0 sehingga kita akan mempunyai daya saing yang lebih kuat," kata Jokowi saat membuka Industrial Tsummit 2018 bertajuk Making Indonesia 4.0
di Jakarta Convention Center (JCC), Kakarta, Rabu (4/4/2018).

kata Jokowi, Making Indonesia 4.0 menjadi peta jalan dan strategi industri Indonesia memasuki era digital. Indonesia Industrial Summit 2018 dan meluncurkan inisiatif nasional Making Indonesia 4.0 ini, menjadi salah satu agenda nasional Indonesia.

Jokowi menegaskan bahwa Indonesia sangat berkomitmen dalam membangun industri manufaktur yang berdaya saing global melalui percepatan implementasi industri 4.0.

"Kementerian Perindustrian akan menjadi leading sektor untuk agenda ini, tapi seluruh kementerian, lembaga lain hingga pemerintah daerah dan pelaku usaha supaya dukung acara ini. Kerjakan sesuai tugas dengan tugas dan fungsi masing-masing demi kesuksesan dan kemajuan bangsa," ujarnya.

Saat ini, kata Jokowi, terdapat lima industri yang menjadi fokus sebagai langkah awal dalam menjalankan Making Indonesia 4.0 yakni makanan dan minuman, tekstil, otomotif, elektronik serta kimia.

"Lima industri ini diharapkan mampu memberikan peran yang besar dalam menjaga daya saing dan kontribusinya terhadap ekonomi Indonesia guna menuju 10 besar ekonomi dunia di 2030," jelas dia.

Ia berharap lima sektor ini menjadi contoh bagi penerapan industri 4.0, penciptaan lapangan kerja baru dan investasi baru berbasis teknologi. Akan tetapi, tidak berarti bahwa sektor lain tidak perlu mengimplementasikan industri 4.0.

Di samping itu, Jokowi menilai implementasi industri 4.0 di Indonesia akan menarik investasi luar negeri maupun domestik. Sebab, industri di Indonesia lebih produktif dan mampu bersaing dengan negara-negara lain serta Indonesia telah menjadi salah satu negara yang laik investasi. "Ikim berusaha yang semakin baik dan Indonesia telah menjadi salah satu negara layak investasi," tandas Jokowi. [ipe]

Komentar

 
x