Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Juli 2018 | 21:49 WIB
 

Gaduh Impor Garam, Jokowi Minta Semuanya Realistis

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 4 April 2018 | 14:15 WIB
Gaduh Impor Garam, Jokowi Minta Semuanya Realistis
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta semua pihak realistis terkait impor garam industri sebanyak 3,7 juta ton. Kini, importasinya melalui Kementerian Perindustrian.

"Kita harus realistis ya bahwa industri kita butuh yang namanya garam dengan kualitas berbeda," kata Jokowi kepada wartawan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Menurut Jokowi, saat ini, kualitas produksi garam lokal belum sesuai dengan kebutuhan industri dalam negeri.

"Yang dihasilkan petani garam memang ya garam. Tetapi berbeda, jadi pasarnya beda, segmen beda, kualitas beda. Kalau kita tidak impor garam industri, akibatnya apa? industri bisa berhenti, meskipun penggunaannya hanya 2 persen. Tetapi itu jadi kunci," terang Jokowi.

Jokowi menerangkan, garam industri memang sangat dibutuhkan kalangan industri. Industri otomotif, misalnya, memerlukan garam untuk campuran pembuatan ban, kaca. Selain itu, garam industri diperlukan untuk proses produksi kosmetik, makanan dan minuman, serta farmasi. "Tolong dibedakan garam industri dengan garam rakyat, saya pantau terus, harga garam yang di Madura, NTT, Aceh masih pada posisi harga yang baik," kata Jokowi. [ipe]

Komentar

x