Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 03:26 WIB

Terima 11 Dubes LBBP, Jokowi Bicara Ekonomi

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 4 April 2018 | 14:30 WIB

Berita Terkait

Terima 11 Dubes LBBP, Jokowi Bicara Ekonomi
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Saat menerima 11 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/4/2018), Presiden Joko Widodo Ingin mempererat kerja sama ekonomi.

"Ada beberapa negara yang berasal dari Uni Eropa, presiden kembali menekankan mengenai pentingnya kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan. Antara Indonesia dengan Uni Eropa. Saat ini, kita sedang menegosiasikan Indonesia-UE-CEPA," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi usai mendampingi Presiden Jokowi.

Selain itu, Jokowi dengan sejumlah Dubes LBBP kawasan Eropa, yakni Rusia, Georgia, Latvia, dan Polandia, membahas khusus masalah kelapa sawit.

Ketika berbincang dengan Dubes LBBP Federasi Rusia untuk RI, Lyudmila Georgievna Vorobieva, presiden mengutarakan adanya peningkatan target perdagangan bilateral dari US$3 miliar menjadi US$5 miliar.

Retno mengatakan, saat ini, perdagangan dan investasi dengan Rusia, tidak hanya bersifat bilateral. Namun juga diajukan dalam konteks Persatuan Ekonomi Eurasian (EAEU). "Kita sampaikan negara Rusia terus mendukung Indonesia dalam upaya untuk mengembangkan ekonomi dengan EAEU," ujar Retno.

Saat bersama Dubes LBBP Australia untuk RI, Gary Francis Quinlan, presiden membahas tentang Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Dalam kesempatan ini, Jokowi menyampaikan undangan untuk PM Australia, Malcolm Turnbull, diharapkan hadir dalam pertemuan Our Ocean Conference 2018 di Bali pada Oktober ini. Tak lupa, Jokowi mengapresiasi peran penting Australia saat menjadi tuan rumah KTT ASEAN-Australia.

Saat menerima Dubes LBBP Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-beom, Jokowi menginginkan peningkatan kerja sama ekonomi khususnya di bidang industri.

"Pada saat Presiden Korea Selatan datang ke Indonesia, dari Strategic Partnership dinaikkan menjadi Special Strategic Partnership yang fokus kepada akselerasi industrialisasi. Maka Presiden meminta agar fokus akselerasi industrialisasi ini juga kemudian dilanjutkan menjadi fokus bagi kerja sama Indonesia dengan Korea Selatan," ujar Retno.

Jokowi telah menerima surat kepercayaan dari 8 Dubes LBBP lain yaitu Dubes LBBP Kerajaan Bahrain untuk RI, Mohamed Ghassan Mohamed Adnan Shaikho; Dubes LBBP Georgia untuk RI, Irakli Asashvili; Dubes LBBP Fiji untuk RI, Seleima Dikawakawayali Veisamasama; dan Dubes LBBP Polandia untuk RI Beata Stoczynska.

Selain itu, Dubes LBBP Uganda untuk RI, Dorothy Samali Hyuha; Dubes LBBP Gambia untuk RI Ramzia Diab Ghanim; Dubes LBBP Latvia untuk RI Normans Penke; dan Dubes LBBP Pantai Gading untuk RI Jeanne Guehe menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Jokowi.[ipe]

Komentar

x