Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 April 2018 | 03:48 WIB
 

10 'Bali Baru' Dipoles Demi Revolusi Industri 4.0

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 4 April 2018 | 16:38 WIB
10 'Bali Baru' Dipoles Demi Revolusi Industri 4.0
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (kiri) dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) menekan tombol hologram tanda peresmian acara pembukaan Indonesia Industrial Summit 2018 dan Peluncuran Making - (Foto: inilahcom/M. Fadil Dj)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo bilang, menghadapi Revolusi Industri 4.0 perlu perencanaan yang baik. Sebagaimana dilakukan Kementerian Perindustrian yang meluncurkan Making Indonesia 4.0.

Di mana, Making Indonesia 4.0 merupakan peta jalan atau road map mengenai strategi Indonesia dalam implementasi memasuki Industri 4.0.

Jokowi mengatakan, pemerintah saat ini fokus ke industri makanan dan minuman (mamin), elektronik, otomotif, tekstil, dan kimia.

"Arahnya sudah jelas seperti itu," kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai membuka Indonesia Industrial Summit 2018 dan Peluncuran Making Indonesia 4.0 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Terkait kemungkinan Revolusi Industri 4.0 itu bakal mengganggu industri padat karya, Jokowi menjamin tidak akan terjadi. Saat ini, pemerintah menyiapkan 10 destinasi pariwisata yang dijuluki Bali Baru.

Konsep ini diyakini Jokowi bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Lantaran, industri pariwisata bersifat layanan yang tak bisa digantikan alat ataupun sistem.

Misalnya, kerajinan tangan yang termasuk industri kreatif memiliki hubungan erat dengan sektor pariwisata. "Artinya, ya memang harus kita hadapi revolusi Industri 4.0, harus kita hadapi. Enggak mungkin kita tidak masuk ke sana," tegas Jokowi.

"Seperti tadi saya lihat kayak tekstil, sudah mulai dengan 3D printing, kemudian yang otomotif juga sudah mulai ke sana. Saya kira kita ini sudah banyak yang memulai. Tapi kalau itu enggak kita lakukan ya ditinggal," ujar Jokowi.

Jokowi menegaskan akan mengawal langsung dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 itu, dan selanjutnya di-lead di Kementerian Perindustrian. "Tapi saya kan terus, ini memang sudah kita siapkan 2 tahun ini, tapi tadi arahnya jelas kemana," kata Jokowi. [ipe]

Komentar

 
x