Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 12:31 WIB

KPUPR Yakinkan Manfaat Proyek Infrastruktur

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 6 April 2018 | 15:01 WIB
KPUPR Yakinkan Manfaat Proyek Infrastruktur
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pembangunan infrstruktur saat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing. Indeks daya saing sudah naik ke 60 di 2017 dari tahun sebelumnya di 62.

Dengan pembangunan infrastruktur maka akan mengurangi kesenjangan antar wilayah. Selain itu infrstruktur yang ada akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

"Pembangunan infrastruktur PUPR tahun ini difokuskan pada 35 wilayah pengembangan strategis untuk meningkatkan daya saing dan mengurangi disparitas antar wilayah," kata Staf Ahli Menteri PUPR, Bidang Keterpaduan Pembangunan, Adang Saf Ahmad di Jakarta.

Untuk mengurangi disparitas wilayah tersebut maka Kementerian PUPPR berusaha memadukan antara pengembangan wilayah dengan market driven, mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan, memfokuskan pengembangan infrastruktur menuju wilayah strategis, dan mendukung percepatan pertumbuhan kawasan. "Untuk itu diperlukan keterpaduan perencanaan antara infrastruktur dengan pengembangan kawasan strategis, dan sinkronisasi program antar infrastruktur," ungkap Adang seperti mengutip dari laman resmi Kementerian PUPR, Jumat (6/4/2018).

Sasaran pembangunan infrastruktur saat ini Jalan, Jembatan, air, bahkan pemukiman. Kementerian PUPR juga mendapat tugas untukmendukung pelaksanaan Asian Games XVIII tahun 2018. Dengan membangun dan renovasi 15 venue olahraga di Gelora Bung Karno Jakarta yang telah selesai 100 persen, kemudian venue Dayung dan Shooting Range di Kompleks Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang telah selesai dan Wisma Atlet Kemayoran juga telah rampung.

Di samping itu juga membangun venue Layar dan Jetski di Ancol progresnya telah mencapai 20,83 persen dan target rampung pada Agustrus 2018.

Sementara itu, dalam Rangka IMF-Annual Meeting 2018 ada sebanyak 6 kawasan pariwisata yang didukung infrastrukturnya antara lain Labuan Bajo, Borobudur, Tanah Toraja, Bali, Mandalika, dan Danau Toba. "disana kita dukung program pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman yang orentasinya bagaimana menata dan meningkatkan serta membuat cantik kawasan pariwisata kita," paparnya.

Dari segi konektivitas, Kementerian PUPR juga tengah melakukan peningkatan konektifitas dengan membangun jalan tol 1000 km baik melalui APBN juga melalui skema KPBU, juga membangun jalan baru sepanjang 2650 km serta jembatan baru sepanjang 30 km. Sedangkan untuk ketahanan air dan pangan, Kementerian PUPR juga tengah membangun 65 bendungan juga 1 juta pembangunan jaringan irigasi.

Untuk sektor Perumahan, Kementerian PUPR juga memiliki program satu juta rumah, serta infrastruktur permukiman," kita ingin akses air minum layak itu 100 persen, dan artinya seluruh warga nanti dapat mengakses air minum yang layak," jelasnya.

"Adapun kawasan permukiman kumuh perkotaan, tentunya kita ingin tidak ada lagi kawasan kumuh diperkotaan," ungkapnya.

Komentar

x