Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 02:33 WIB

KESDM Janji Takkan Kurangi Pasokan Premium Lagi

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 9 April 2018 | 19:47 WIB
KESDM Janji Takkan Kurangi Pasokan Premium Lagi
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar mengungkapkan pemerintah akan perintahkan Pertamina untuk penuhi pasokan premium.

Kelangkaan BBM jenis premium karena ada pengurangan pasokan di beberapa daerah. "Kami menyadari dan dengan data yang ada, yang di-support BPH Migas, bahwa terjadinya pengurangan pasokan di beberapa wilayah Indonesia, dan sudah kita lihat datanya, dan ini benar datanya ada," kata Arcandra di Kantornya, Senin (9/4/2018).

Selain data, klaim dia, kekurangan pasokan premium itu diketahuianya saat melakukan kunjungan kerja di beberapa daerah. "Pemerintah komit, sesuai arahan bapak presiden untuk menjaga pasokan Premium ini di seluruh NKRI," ujar dia.

Sebelumnya Arcandra memastikan, pemerintah akan memenuhi pasokan BBM jenis premiun di seluruh Indonesia. Hal ini sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo.

"Bapak Presiden instruksikan dalam rapat kabinet terbatas untuk menjaga ketersediaan Premium di seluruh wilayah RI," kata Arcandra.

Pemerintah, kata dia, akan merevisi Peraturan Presiden (Perpres) nokor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian Dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM). Menurut Arcandra, apabila aturan direvisi, pasokan BBM jenis Premium terpenuhi di seluruh Indonesia.

Sebab, dalam Perpres itu diatur soal pendistribusian Premium hanya diwajibkan di luar Jawa, Madura dan Bali (Jamali). Artinya, Premium bukan BBM penugasan untuk wilayah Jamali.

"Kalau ada peraturan, baik itu permen atau perpres yang diperlukan untuk melaksanakan ini, maka ini akan segera diterbitkan aturannya atau direvisi aturannya," ujar dia.


Kemudian, dia menambahkan, selain Perpres, Permen atau Peraturan Menteri soal distribusi Premium juga akan direvisi. "Yang sudah akan berjalan, ini menunggu tanda tangan bapak presiden adalah perpres yang akan direvisi. Ini perpres yang akan secepatnya di tanda tangan bapak presiden," kata dia. [hid]

Komentar

x