Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 08:57 WIB
 

KBUMN Selesaikan Holding Migas

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 11 April 2018 | 19:46 WIB
KBUMN Selesaikan Holding Migas
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah dan PT Pertamina telah meneken Akta Pengalihan Saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Dengan demikian Pertamina resmi menjadi induk usaha atau holding perusahaan disektor migas.

Hal tersebut sesuai dengan telah ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina.

"Dengan adanya pengalihan ini, aspek adminsitraif legal untuk holding migas sudah selesai," kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno di kantornya, Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Harry mengakui ada keterlambatan dalam pengesahan holding migas ini. Namun begitu, klaim dia semua masih dalam batar yang wajar. "Dari sisi administrasi semuanya memang tidak berjalan sesuai jadwal yang kamj harapkan jadi PP No 6 yang migas kemudian baru ditandatangani pada 28 Februari, masih OK," ujar dia.

Kemudian, Kemputusan Menteri Keuangan (KMK), lanjut dia, juga agak terlambat. "Jadi tanggal 28 Maret, sehingga baru 6 April 2018 kemduian dibereskan akta pengalihannya kemudian minggu ini sudah selesai," kata dia.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) telah menyetujui untuk menerima pengalihan seluruh saham seri B milik Negara RI di
PT Perusahaan Gas Negara Tbk yang terdiri dari 13.809.038.755. Saham untuk dijadikan tambahan penyertaan modal negara pada PT Pertamina (Persero), sebagaimana surat Menteri BUMN selaku RUPS PT Pertamina (Persero) Nomor S-216/MBU/04/2018 tanggal 11 April 2018.


Pemerintah sebagai pemegang saham Negara RI pada PT PGN Tbk dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) telah menandatangani perjanjian pengalihan hak atas saham Negara Republik Indonesia pada PT Perusahaan Gas Negara Tbk ke dan dalam rangka penambahan penyertaan modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal saham PT Pertamina (Persero) dimaksud pada tanggal 11 April 2018 sehingga sejak tanggal tersebut PT Pertamina (Persero) merupakan pemegang saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk sebagaimana dimaksud dalam angka 1 diatas.

Komentar

x