Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 April 2018 | 17:56 WIB
 

PBB Apresiasi Kementan Berdayakan Wanita Tani

Oleh : - | Jumat, 13 April 2018 | 15:55 WIB
PBB Apresiasi Kementan Berdayakan Wanita Tani
(Foto: Kementan)

INILAHCOM, Palembang - Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi mendampingi kunjunganSpecial Reporter (SR) Dewan HAM PBB Hilal Ever ke Palembang,Sumatera Selatan, Rabu dan Kamis (11-12 April 2018).

Kedatangan SR untuk mendorong upaya pemantapan dan pemenuhan hak atas pangan di tingkat nasional, regional dan international. Selain itu juga, mengidentifikasi hambatan pemenuhan hak atas pangan, untukmemberi rekomendasi mengenai upaya progresif pemenuhan hak atas pangan, serta isu mengarusutamakan perspektif gender yang bekerjasama dengan seluruh negara dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam rangkaiankegiatanpada hari kedua dilakukan kunjungan ke lokasi panen padi lahan pasang surut di Desa Mulyiasari dan Desa Banyu Urip, Kecamatan Tanjunglago, Banyuasin. Lahan pasang surutseluas 1.310 hektar yang dikelola Gapoktan Diyaning Hurip telah mengalami peningkatan penghasilan petani yang dahulunyaRp1,5 -2 juta/hektar dengan produktivitas hanya4 ton/hektar. Namundengan bantuan pemerintahpada 2013, penghasilan bersih telah mencapai Rp20 hingga Rp50 juta denganproduktivitas tidak kurang dari 6-8 ton per hektar.

Selanjutnya kunjungan dilakukanke Kelompok WanitaTani (KWT) Wanita Tani yang memiliki usaha olahan pangan seperti keripik pisang, ubi kayu, ubi jalar dan tempe. Selain itu ada juga yangmengelolaindustri pangan rumahan, toko, simpan pinjam, peternakan dan RMU.

Hilal Elver mengapresiasiproduk produk yang dihasilkan KWT, karena menunjukkan partisipasi wanita dalam kegiatan pertanian dan industri rumah tangga dalam mendorong usaha ekonomi rumah tangga. "Product Banana chips and sweet potato chips from Group of Women Farmer Mandiri (KWT Mandiri) is Good, Very Nice" kata Hilal.

Sementara itu Agung Hendriadi mengatakan, pemberdayaan Kelompok Wanita Tani ini sangat penting dalam membangun ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan. "Para wanita yang tergabung dalam KWT ini berperan penting dalam membangun ketahanan pangan keluarga, karena mereka inilah yang menyediakan pangan berkualitas bagi keluarganya," kata Agung.

Dengan jumlah anggota sebanyak 1.100 orang, KWT Mandiri yang telah berdiri sejak tahun 2009 ini telah memiliki aset senilai Rp8 miliar dengan omsetRp400-500 juta per bulan. [*]

Komentar

 
x