Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 08:56 WIB
 

BUMN Boleh Dagang Beras Medium Harus Patuhi HET

Oleh : - | Sabtu, 14 April 2018 | 09:09 WIB
BUMN Boleh Dagang Beras Medium Harus Patuhi HET
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah berencana memperluas jaringan penjualan beras medium, sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET). Dengan melibatkan BUMN sebagai pelaksananya.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengatakan, salah satu skema yang akan dilaksanakan adalah, warung-warung atau toko yang menjadi binaan BUMN akan dipasok beras kualitas medium oleh Perum Bulog. "Jadi memperluas jaringan, BUMN dilibatkan, tetapi penjualannya dengan HET Rp9.450 per kilogram," kata Enggartiasto di Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Enggartiasto menambahkan, perluasan dengan menggandeng BUMN tersebut bisa menjual beras kualitas medium dengan tidak boleh melebihi ketentuan HET yang sudah ditetapkan pemerintah. Jika pasokan beras kurang, pemerintah menyanggupi untuk segera memasok melalui Perum Bulog.

"Di bawah HET boleh, naik tidak boleh. Jika daerah itu punya stok dengan harga HET silahkan jalan dan kita dukung. Akan tetapi, jika mereka tidak punya, beri tahu kami, Bulog akan suplai," kata Enggartiasto.

Besaran HET yang ditetapkan oleh pemerintah untuk beras kualitas medium sebesar, Rp9.450 per kilogram untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi. Wilayah Sumatera, tidak termasuk Lampung dan Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Rp9.950 per kilogram, dan untuk Maluku termasuk Maluku Utara dan Papua, HET beras kualitas medium sebesar Rp10.250 per kilogram.

Berdasarkan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag, harga rata-rata nasional untuk beras kualitas medium pada Jumat (13/4) Rp10.698 per kilogram, naik dari hari sebelumnya yang sebesar Rp10.658 per kilogram, atau masih di atas ketentuan HET. [tar]

Komentar

x