Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 18:57 WIB
 

Di Depan Parlemen Eropa

Sri Adiningsih Terangkan Transformasi Ekonomi RI

Oleh : - | Sabtu, 14 April 2018 | 06:09 WIB
Sri Adiningsih Terangkan Transformasi Ekonomi RI
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Joko Widodo, Sri Adiningsih - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, London - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Joko Widodo, Sri Adiningsih menjadi pembicara dalam The 1st Annual Economic Freedom Summit di Parlemen Uni Eropa (UE).

Sri Adiningsih termasuk 35 pembicara dari 25 negara yang mendapat kepercayaan dalam acara yang dihadiri 300 peserta, baik dari pemerintah, swasta, partai politik dan tim pemikir dari negara anggota UE.

Pertemuan ini membahas berbagai topik, antara lain bantuan ekonomi bagi Yunani, sosialisme ekonomi di Venezuela hingga masa depan liberalisasi pasar di Asia Tenggara. Demikian laporan Penerangan, Sosial dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (Pensosbud KBRI) Brusel dan Belgia, Ance Maylany, Jumat (13/4/2018).

Dalam kesempatan ini, Sri Adiningsih yang dikenal sebagai ekonom senior dari UGM ini, menyampaikan makalah bertemakan Transformasi Ekonomi Indonesia. Yang memaparkan secara gamblang kepada publik maupun kalangan pembuat kebijakan di Uni Eropa tentang arah pembangunan ekonomi Pemerintahan Joko Widodo.

Fokus kepada peningkatan sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur dan penguatan daya saing Indonesia di perdagangan maupun investasi.

Guru Besar Ilmu Ekonomi UGM ini juga menyampaikan visi nasional Nawacita, yang menitikbertakan kepada pemerataan pembangunan ekonomi. Antara lain dengan membangun wilayah desa dan yang belum berkembang di bagian Timur Indonesia, perbaikan kualitas hidup rakyat Indonesia, peningkatan produktivitas dan daya saing, serta mendorong pembangunan ekonomi nasional.

Konferensi yang dirancang layaknya pertemuan kecil dari Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss itu mempertemukan pejabat tinggi pemerintahan, partai politik, anggota Parlemen Eropa, pengusaha, akademisi dan para pemikir guna mendiskusikan reformasi kebijakan ekonomi berbagai negara.

Pertemuan ini diketuai anggota Parlemen Eropa, Amjad Bashir dari fraksi European Conservatives and Reformists Group (ECR), aliansi ketiga terbesar di Parlemen Eropa.

Sri Adiningsih sebagai wakil dari negara-negara di Asia, berbagi pengalaman tentang reformasi kebijakan ekonomi RI selama beberapa tahun terakhir. Berdasarkan Fraser Index 2017, perekonomian Indonesia berada di ranking 73. Artinya, posisinya berada di atas sejumlah negara Uni Eropa, termasuk Yunani.

Dalam kunjungannya ke Brussel, pada 11-12 April 2018, Sri Adiningsih bertemu dengan para ahli dan akademisi di European Institute for Asian Studies (EIAS) dan membahas mengenai pembangunan ekonomi di Indonesia dalan kurun waktu Pemerintahan Presiden Joko Widodo. [tar]

Komentar

x