Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 April 2018 | 17:45 WIB
 

Beleid Fintech Tak Dalam Waktu Dekat, OJK 'Woles'

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 14 April 2018 | 16:17 WIB
Beleid Fintech Tak Dalam Waktu Dekat, OJK 'Woles'
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum bisa memastikan kapan mengeluarkan aturan terkait industri financial technology (fintech) atau jasa keuangan yang berbasis teknologi.

Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital dan Keuangan Mikro Fithri Hadi mengatakan, OJK tidak mau terburu-buru dalam hal membuat untuk perusahaan fintech.

"OJK tak mau mengeluarkan aturan yang salah alamat. Jadi kami sekarang betul-betul mngubah cara membuat aturan. Pada cara-cara lama kita mengikuti standar global, standar yang sudah baku di internasional atau kajian," kata Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital dan Keuangan Mikro, Fithri Hadi di kantornya, Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Menurut Fithri, membuat aturan perusahaan digital memerlukan kajian mendalam. Sebab inovasi perusahaan digital setiap waktu bisa berubah. Dengan demikian, apabila kedepan aturan sudah jadi, maka akan selalu ada penyesuaian dengan perusahaan itu.

"Kalau kami atur sekarang, belum tentu aturannya cocok 1-2 tahun ke depan. Kemudian pengaturan ini yang sifatnya digital, benda yang maya. Akan berbeda mengatur dengan benda bisa kita lihat dan kita bisa lihat," ujar dia.

Sementara menurut Deputi Komisioner Institute OJK Sukarela Batunanggar mengatakan, dalam melakukan pengawasan terhadap fintech, itu juga berbeda dengan pengawan terhadap perbankan.

"Kalau kami awasi Bank Itu ada standar internasional, ada peraturan OJK, lalu kemudian ada pedoman pengawasan, yang melakukan pengawasan day to day supervision. Artinya ada petugas yang melakukan pengawasan, interaksi, monitoring," ujar dia.

Dengan begitu, pendekatan pada fintech berbeda. OJK mendasarkan diri apa yang disebut disiplin pasar atau market disiplin. Artinya kepada industri harus disiplin tata kelolanya yang baik, perlindungan minsumen. Lalu dia melakukan self assasment, publikasi.

"Baik kreditur dan debitur itu bisa melakukan assaament juga bisa menilai mana yang tepat, cocok untuk dia dan dia juga memahami resikonya. Itu disiplin market Makanya peran dari asosiasi fintech itu akan sangat penting. Tugas utama menyusun sop yang harus dipatuhi anggotanya," ujar dia.

Dalam kesempatan ini ia menyebut, OJK akan melakukan pemantauan secara menyeluruh pada industri fintech. Termasuk bagaimana asosiasi melakukan tugasnya kedepan dan melaporkan ke OJK. "Pengaturan terhadap fintech juga akan berbeda dengan perbankan," kata dia. [ipe]


Tags

Komentar

 
x