Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 15:45 WIB
 

Menhub Budi Ingin Mudik 2018 Nyaman dan Aman

Oleh : M Fadil Djailani | Minggu, 15 April 2018 | 01:29 WIB
Menhub Budi Ingin Mudik 2018 Nyaman dan Aman
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Jalan tol Jakarta hingga Surabaya pada masa mudik Lebaran 2018, naga-naganya belum bisa beroperasi seluruhnya. Lho?

Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyatakan bahwa masih ada ruas tol yang fungsional atau belum sempurna. Misalnya, belum dilengkapi marka jalan, atau permukaan betonnya masih bergelombang. Sehingga pengendara yang melintas perlu kewaspadaan.

Mengantisipasi hal itu, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi bilang, menjelang Lebaran 2018, kementerian perhubungan bakal melakukan pengecekan langsung terhadap ruas tol yang berstatus fungsional. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan mudik di ruas tol tersebut.

"Dua minggu menjelang lebaran kita akan tetapkan jalur fungsional itu berfungsi jam berapa sampai jam berapa. Tadi sudah dinyatakan oleh Dirut PT. Jasa Marga satu jalur, kalau tahun lalu (jalur fungsional) kita (buka) cuma sampai jam 18:00. Jadi kalau ternyata tidak ada lampu pasti kita nyatakan malam tidak boleh," kata Budi dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan, Jakarta, Sabtu (14/4/2018).

Terkait hal tersebut untuk mengantisipasi adanya debu ditambah musim panas pada penyelenggaraan angkutan lebaran besok, Budi juga meminta pengelola jalan tol untuk menyiapkan tangki air untuk meminimalisir penyebaran debu.

Sementara pada transportasi udara, Budi menjelaskan, kemenhub mendorong maskapai penerbangan untuk melakukan extra flight. Untuk itu dirinya juga meminta agar operator bandara PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II selain mempersiapkan slot penerbangan yang dimungkinkan terkait adanya extra flight juga mengoperasikan bandara lebih lama.

"Berdasarkan pengalaman satu bulan sebelum lonjakan lebaran sudah diketahui lonjakan penumpang itu berapa, darimana, oleh karenanya pada PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II mengatur kemungkinan slot-slot yang bisa diberikan. Kemenhub memberikan dukungan dengan berikan suatu ijin slot dengan cepat. Pengoperasian bandara-bandara lebih lama atau sampai jam 24:00," ujarnya.

Agar kapasitas penumpang yang diangkut bertambah Menhub menghimbau kepada maskapai penerbangan mengoperasikan pesawat-pesawat berbadan lebar untuk penerbangan ke rute-rute tertentu.

Budi meminta masyarakat untuk tidak mudik menggunakan sepeda motor, karena tidak dapat memberi jaminan keselamatan kepada pemudik terlebih jarak yang ditempuh tidak pendek. Menhub mendorong masyakarat untuk memanfaatkan program mudik gratis yang diselenggarakan baik oleh Kementerian Perhubungan maupun oleh perusahaan swasta/BUMN.

"Alhamdulillah dari swasta dan BUMN juga ada tambahan jumlah peserta mudik gratis yang luar biasa. Kami tetap menganjurkan meminta bantuan dari swasta bahkan ada anjuran dari Kementerian Ketenagakerjaan sebaiknya pengusaha-pengusaha itu juga mengadakan angkutan massal untuk mereka yang mau mudik," ucap Menhub.

Budi berharap, program mudik gratis yang diadakan swasta, tidak hanya diperuntukkan bagi karyawannya, tapi juga menyasar masyarakat umum. [ipe]

Komentar

Embed Widget

x