Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 20 November 2018 | 01:49 WIB

Kaltim Komitmen LPG 3 Kg Bagi Warga Miskin

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 15 April 2018 | 13:24 WIB

Berita Terkait

Kaltim Komitmen LPG 3 Kg Bagi Warga Miskin
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Samarinda - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM Provinsi Kaltim Fuad Asaddin berterima kasih kepada para Bupati dan Walikota yang melarang pelaku UKM beromset di atas Rp800 ribu per hari maupun rumah tangga menggunakan tabung gas 3 kilogram.

Fuad Asaddin menjelaskan tabung gas 3 kilogram adalah tabung yang disubsidi pemerintah dan diarahkan untuk masyarakat miskin yang berpenghasilan tidak lebih dari Rp1,5 juta perbulan. Bagi mereka yang sudah berpenghasilan di atas Rp1,5 juta perbulan diharapkan tidak lagi menggunakan tabung gas 3 kilogram dan beralih ke tabung gas 5 kg ataupun tabung gas 12 kg.

"Oleh karena itu, kita berikan apresiasi kepada bupati/walikota yang telah melakukan pengawasan dan mengeluarkan Peraturan Bupati dan Peraturan Walikota untuk menghimbau kepada masyarakat berpenghasilan diatas Rp1,5 juta perbulan dan UKM beromset Rp800 ribu perhari agar tidak lagi menggunakan tabung gas 3 kilogram," kata Fuad Asaddin.

Saat ini pemerintah bersama instansi terkait menganggap pendistribusian tabung melon 3 kg sudah lebih dari cukup. Akan tetapi kalau dipakai oleh semua masyarakat tanpa pengecualian atau larangan pasti akan selalu kurang. Maka dari itu, diharapkan kepada dinas terkait di daerah untuk terus melakukan mensosialisasikan dan pengawasan terhadap penyebaran tabung gas 3 kg.

Misalnya kecukupan untuk kecamatan A, akan tetapi karena ada penjualan keluar dari kecamatan tersebut maka kecamatan itu mengalami kekurangan sementara di kecamatan lain berlebihan. "Hal seperti ini harus diawasi jangan sampai kosong. harus dipastikan bahwa tabung tersebut untuk memenuhi kecamatan yang bersangkutan bukan kecamatan lainnya," ujarnya seperti mengutip dari laman resmi Pemprov Kaltim.

Ditambahkan, untuk Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim sedang dalam proses, terkait larangan pemakaian tabung gas 3 kg kepada ASN, masyarakat miskin yang berpenghasilan diatas Rp1,5 juta perbulan serta pelaku UKM yang beromset minimal Rp800 ribu perhari. Fuad mengharapkan akhir April 2018 atau sebelum Ramadan 1439 H Pergub Kaltim sudah keluar.

Walaupun demikian, Disperindagkop akan terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan tabung gas 3 kg. Beberapa daerah sudah mengeluarkan Peraturatan Bupati dan Peraturan Walikota terkait larangan penggunaan tabung 3 kg untuk kelompok tertentu, yakni Paser, PPU, Samarinda, Bontang, Balikpapan dan Berau.

"Oleh karena itu, kita minta kepala daerah bisa berpartisipasi membantu mengeluarkan surat edaran terkait batasan penggunaan tabung gas 3 kg, serta melakukan pengawasan dalam pendistribusiannya, apalagi menjelang bulan suci Ramadan, tentu diharapkan tidak ada kekosongan," pesan Faud Asaddin.

Komentar

x