Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 09:44 WIB

Masuk Ekonomi Triwulan I, Sri Mulyani Bergairah

Selasa, 17 April 2018 | 01:29 WIB

Berita Terkait

Masuk Ekonomi Triwulan I, Sri Mulyani Bergairah
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di triwulan I-2018 sebesar 5,2%. Lebih tinggi dari realisasi periode sama di 2017 yang mencapai 5,01%.

"Kuartal satu 5,2 persen," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers realisasi APBN triwulan I-2018 di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Sri Mulyani mengatakan, perbaikan kinerja ekonomi di triwulan I-2018 bisa ditengarai dari realisasi penerimaan pajak yang tumbuh 16,21%, tanpa memperhitungkan amnesti pajak. Realisasi setoran pajak hingga 31 Maret 2018, mencapai Rp262,4 triliun. Atau 16,2% dari target APBN 2018 sebesar Rp1.618,1 triliun.

Pada periode sama 2017, realisasi penerimaan pajak hanya sebesar Rp237,9 triliun. "Penerimaan perpajakan menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Ini menunjukkan denyut ekonomi kita mulai menunjukkan adanya kenaikan," ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani optimis, pertumbuhan ekonomi pada triwulan berikutnya bakal lebih baik. Alasannya, ada momentum Lebaran yang diyakini mendorong pertumbuhan ekonomi di triwulan II. Di triwulan III ada perhelatan Asian Games 2018. Disusul Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di triwulan IV. "Kita punya momentum untuk menjaga optimisme itu, karena dari sisi 'pure' domestik momentumnya semua positif," ujar Sri Mulyani.

Untuk keseluruhan tahun, Sri Mulyani memprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2018 berada pada kisaran 5,22% sampai 5,41%. Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan triwulan I-2018 sebesar 5,11% seiring membaiknya kondisi ekonomi sejak awal tahun.

Proyeksi pertumbuhan pada triwulan I-2018, masih berada dalam angka perkiraan BI untuk pertumbuhan ekonomi keseluruhan tahun berada di kisaran 5,1%-5,5%. Sementara dalam APBN 2018, asumsi pertumbuhan ekonomi dipatok 5,4%. [tar]

Komentar

x