Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 20 November 2018 | 01:46 WIB

Pemerintah Guyur Premium di Jamali

DPR: Jangan Hentikan BBM Satu Harga

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 17 April 2018 | 20:40 WIB

Berita Terkait

DPR: Jangan Hentikan BBM Satu Harga
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih mengingatkan peningkatan pasokan BBM jenis premium di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) jangan menghentikan kebijakan BBM satu harga.

Eni yakin tidak akan mempengaruhi kebijakan pemerintah yang lain. Yakni penerapan BBM satu harga di seluruh Indonesia. "Satu harga sesuatu yang berbeda. Karena ini penugasan pertamina, walaupun pelaksanaanya. Niatnya sudah bagus saya senang dengan apa yang diinginkan Pak Jokowi semua menciptakan rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Eni, Jakarta, Selasa (17/3/2018).

Hanya saja, kata Politikus Partai Golkar ini. "Pelaksanaannya perlu terus diperbaiki karena selama kita tidak membangun infrastruktur bbm satu harga menjadi suatu keniscayaan ," ujar dia.

Walaupun, kebijakan tersebut akan mengurangi beban masyarakat di wilayah Jamali. Artinya BBM jenis premium saat ini masih dibutuhkan di wilayah ini.

"Ya presiden sudah instruksikan semua untuk premium dijual di Jawa. Karena memang sebenarnya bahwa di Jawa ini masyarakat masih perlu BBM yang murah hari ini yang paling murah adalah premium," ujar dia.

Pemerintah pun tengah merevisi Peraturan Presiden (Perpers) Nomor 191 Tahun 2014 terkait Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Aturan ini terkait dengan rencana pemerintah memberikan tugas kepada PT Pertamina (Persero) untuk menjual BBM premium di Jamali.

Eni menambahkan, tidak ada yang salah dengan kebijakan pemerintah yang memutuskan untuk menjual BBM jenis premium di Jamali. Dengan adanya BBM murah, diyakini akan meringankan beban masyarakat.

"Walaupun mungkin kelihatannya ini seperti tahun politik. Tapi ya enggak papa menurut saya, enggak masalah dengan orang mungkin bisa menerka-nerka ada apa? tapi paling tidak bahwa itu buat masyarakat dan itu didapatkan lebih baik," kata dia.

Dengan adanya kebijakan ini, Eni yakin tidak akan mempengaruhi kebijakan pemerintah yang lain. Yakni penerapan BBM satu harga di seluruh Indonesia.

"Satu harga sesuatu yang berbeda. Karena ini penugasan pertamina, walaupun pelaksanaanya. Niatnya sudah bagus saya senang dengan apa yang diinginkan pak Jokowi semua menciptakan rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar dia.

Hanya saja, kata Politikus Partai Golkar ini. "Pelaksanaannya perlu terus diperbaiki karena selama kita tidak membangun infrastruktur bbm satu harga menjadi suatu keniscayaan," ujar dia.[hid]


Komentar

x