Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 19:01 WIB

Bisa KPR Tanpa DP, Enaknya Jadi ASN, TNI dan Polri

Rabu, 18 April 2018 | 04:29 WIB

Berita Terkait

Bisa KPR Tanpa DP, Enaknya Jadi ASN, TNI dan Polri
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ada kabar baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI dan Polri yang belum punya rumah. Ada kesempatan mengkredit rumah tanpa uang muka atau down payment (DP).

Tak sedang bercanda, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengatakan hal itu. "Intinya ini kredit kepemilikan rumah yang opsional. Jadi ASN, TNI, Polri, disediakan opsi apabila membutuhkan rumah maka ada kredit yang dasarnya kredit multiguna, tanpa DP. Jadi nol DP-nya dan tenornya lebih panjang dari biasanya," kata Bambang di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Bambang menuturkan, skema kredit khusus ASN, TNI, dan Polri, sudah siap dijalankan. Hanya tinggal disosialisasikan.

Namun, ia tidak menjelaskan secara detail. Bambang hanya menyebutkan tenor untuk kredit tersebut bisa mencapai 30 tahun."Jadi kalau KPR biasanya 15 tahun, ini bisa 30 tahun dan bisa melewati usia pensiun sehingga ini akan meringankan ASN, TNI, dan Polri apabila mereka ingin punya rumah. Kalau mereka butuh rumah dimungkinkan dan nanti metode cicilannya langsung payroll dan gajinya," kata Bambang.

Bambang menyebutkan, kredit rumah tanpa DP didukung PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persero). Di mana, tingkat bunga yang ditetapkan lebih rendah ketimbang kredit di pasar. Dan, kredit rumah khusus ini ditujukan untuk ASN, TNI, Polri yang penghasilannya masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Dengan kredit ini, mereka bisa beli sendiri-sendiri juga. Kalau misalnya ingin beli sendiri, ada lokasi yang dia sudah tahu dan diinginkan silakan saja, kan ini tidak mengikat. Kalau KPR itu terikat proyek properti, kalau ini bukan, ini kreditnya untuk individu ASN, TNI, dan Polri," ujarnya.

Pada Senin (16/4/2018), pemerintah membahas upaya percepatan pembangunan perumahan bagi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan Polri.

"Untuk tahun 2018 ini, saya telah minta Kementerian PU dan Perumahan Rakyat untuk terus mengejar target penyediaan perumahan bagi rakyat, sehingga secara bertahap bisa menurunkan backlog rumah yang mencapai 11,4 juta," kata Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas bertopik Penyediaan Rumah bagi ASN, TNI dan Polri di Kantor Presiden.

Menurut Presiden, sebanyak 945 ribu aparatur sipil negara, 275 ribu prajurit TNI, dan 360 ribu anggota Polri belum memiliki rumah permanen.

Untuk mendukung upaya memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah mencari terobosan mengenai skema pembiayaan rumah. Jokowi meminta skema pembiayaan dapat memanfaatkan dana non-anggaran pemerintah sehingga ada pilihan model pembiayaan alternatif.

Dalam ratas itu, Jokowi mengundang pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bank-bank BUMN dan bank daerah, serta Asabri dan Taspen untuk membahas skema pembiayaan alternatif tersebut.

"Saya berharap penyediaan perumahan bagi ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri bisa dipercepat sehingga ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri bisa terpenuhi kebutuhan pokoknya, semakin konsentrasi dalam bekerja, serta mendorong efek ganda bagi pertumbuhan ekonomi negara kita," ujar Jokowi. [tar]

Komentar

x