Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 03:32 WIB

DPR: Libur Lebaran, Genjot Ekonomi Kreatif Daerah

Jumat, 20 April 2018 | 00:39 WIB

Berita Terkait

DPR: Libur Lebaran, Genjot Ekonomi Kreatif Daerah
Anggota Komis X DPR, Anang Hermansyah - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Keputusan pemerintah memperpanjang libur Lebaran yakni 11-20 Juni 2018, membuka peluang bagi bertumbuhnya ekonomi kreatif. Momentum ini harus ditangkap pemerintah daerah dan seluruh stakeholder ekonomi kreatif.

Anggota Komis X DPR, Anang Hermansyah mengatakan, libur panjang Lebaran, harus disambut positif dengan meningkatkan geliat perekonomian di daerah. "Saya menyambut positif penambahan libur lebaran tahun ini. Ini harus dijadikan momentum menggenjot ekonomi kreatif di daerah. Lebaran momentum orang kota pulang kampung ke daerah," kata Anang dalam rilis kepada media di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Anang tidak sependapat dengan anggapan bahwa liburan panjang lebaran akan menurunkan produktifitas perekonomian. Menurut dia, momentum libur lebaran menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan ekonomi kreatif di daerah.

"Daerah harus memperkuat sektor pariwisata dan sektor kuliner saat momentum lebaran. Saatnya daerah memaksimalkan momentum ini dengan perkuat fasilitas dan pelayanan di tempat wisata dan kuliner," cetus Anang.

Menurut dia, pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta stakholder kreatif di daerah harus menyiapkan secara maksimal untuk menyambut kehadiran para pemudik dengan menawarkan program-program terobosan.

"Misalnya, program discount tiket moda transportasi selama lebaran khusus ke daerah, discount hotel-hotel di daerah. Tujuannya agar liburan panjang ini memberi dampak positif bagi daerah. Ekonomi kreatif akan terangkat," saran Anang.

Lebih lanjut musisi asal Jember ini mengatakan data penyebaran ekonomi kreatif tahun 2016 menunjukkan pertumbuhan ekraf di daerah tidak merata secara nasional. Menurut dia, hanya lima provinsi yang mengalami pertumbuhan di atas 10% yakni Jawa Barat (33,56%), Jawa Timur (20,85%), Banten (15,66%), Jawa Tengah (14,02%), dan Jakarta (10,50%).

"Momentum liburan lebaran ini harus dimanfaatkan untuk menggenjot pertumbuhan ekraf di daerah. Sektor pariwisata dan kuliner harus dimaksimalkan," saran Anang. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x