Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Juni 2018 | 15:17 WIB
 

Pertamina Wajib Sediakan Premium, Ini Kata Jonan

Oleh : M Fadil Djaelani | Sabtu, 21 April 2018 | 17:40 WIB
Pertamina Wajib Sediakan Premium, Ini Kata Jonan
Menteri ESDM Ignasius Jonan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri ESDM Ignasius Jonan bilang, kewajiban pemenuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium diatur dalam UU. Pengendalian harga dilakukan untuk menjaga daya beli dan mencegah inflasi tinggi.

"Kita memang lagi cari apa yang Pemerintah bisa mendukung lagi supaya harga BBM tetap terkendali," ujar Jonan seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, Sabtu (21/4/2018).

Di sisi lain, Jonan mengungkapkan, Pemerintah sudah memperhitungkan baik-baik soal kesehatan keuangan Pertamina. Kebijakan Pemerintah dilakukan semata-mata untuk kepentingan publik, dan tidak akan menciderai Pertamina sebagai BUMN yang menjalankan kebijakan tersebut, salah satunya dengan memberikan hak-hak pengelolaan beberapa blok migas kepada Pertamina.

"Pertama blok Mahakam, itu tambahan pendapatan bersihnya saja setahun Rp7-8 triliun. Lalu ditambah 8 blok, bisa tambah Rp1 triliun sampai Rp2 triliun, jadi setahun bisa dapat Rp10 triliun, dan itu akan diberikan selama 20 tahun," kata Jonan.

Menurut Jonan, kalau pendapatan berkurang karena Pertamina harus menyediakan Premium, kompensasi Pemerintah dilakukan salah satunya melalui penguatan di sektor hulu. Berdasar catatan dalam beberapa tahun terakhir hitungan laba yang diperoleh Pertamina juga masih sangat tinggi.

Jonan mengungkapkan, pada 2017, meskipun turun dibanding tahun sebelumnya, Pertamina masih bisa dapat laba sekitar Rp36 triliun. Sementara, Jonan membandingkan laba yang dibukukan PLN hanya sekitar Rp4,4 triliun dengan kewajiban subsidi yang juga sama beratnya. [ipe]

Komentar

 
x