Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 17:51 WIB

BI Ingatkan Peredaran Upal Naik Jelang Ramadan

Rabu, 25 April 2018 | 14:50 WIB

Berita Terkait

BI Ingatkan Peredaran Upal Naik Jelang Ramadan
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Bengkulu - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu, mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran uang palsu. Lazimnya meningkat menjelang Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idhul Fitri.

Kepala BI Perwakilan Bengkulu, Endang Kurnia Saputra di Bengkulu, Selasa (24/4/2018), menyebutkan, tidak hanya Ramadhan, saat ini di Kota Bengkulu menggelar Pilkada 2018. Ada pula agenda besar masyarakat lainnya yakni tahun ajaran baru. "Menjadi kesempatan bagi oknum untuk menyebarkan uang palsu, ketika tingkat konsumsi melonjak, artinya transaksi meningkat, oleh karena itu perlu hati-hati," kata Endang.

Pada Senin (23/4/2018), Kepolisian Bengkulu membekuk enam orang tersangka pembuat dan pengedar uang palsu. Dari tangan tersangka, diamankan uang palsu (upal) senilai Rp73 juta.
"Tapi sebenarnya nilainya nol, itu tidak ada nilainya karena bukan rupiah. Kalau ada temuan jangan takut untuk melapor," kata Endang.

Secara mudah sebenarnya masyarakat bisa mengecek keaslian uang yaitu dengan cara 3D atau yang jamak dikenal dengan dilihat, diraba dan diterawang. Uang yang asli menurut Endang memiliki kualitas cetak yang sangat baik, jika diraba terasa kasar, dan disertakan dengan tanda air serta benang pengaman.
"Masih banyak lagi cara mengenali rupiah lainnya seperti gambar tersembunyi, tekstur, perubahan warna, fitur pelangi, ultra violet dan rectoverso," ujar Endang.

Masyarakat juga bisa memastikan keaslian rupiah dengan menggunakan peralatan tambahan seperti menyediakan lampu ultra violet untuk keperluan transaksi.

Yang lebih aman lagi, Endang mengajak semua pihak untuk beralih menggunakan uang elektronik dalam bertransaksi. Cara ini tentu dapat menekan kerugian akibat peredaran uang palsu atau kriminal vandalisme. [tar]


Komentar

x