Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 November 2018 | 04:09 WIB

Jadi Bos Bulog

Buwas Ditantang Berantas Mafia Pangan

Oleh : M Fadil Djaelani | Sabtu, 28 April 2018 | 16:09 WIB

Berita Terkait

Buwas Ditantang Berantas Mafia Pangan
Budi Waseso - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pengangkatan Budi Waseso sebagai Direktur Utama Badan Usaha Logistik (Bulog) oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dinilai langkah yang tepat.

Berkaca dari latar belakang Budi Waseso yang merupakan Komisaris Jenderal Purnawirawan dengan label bintang 3 di pundak dirinya diharapkan mampu mengatasi permasalahan pangan, terutama terkait stok dan harga yang selalu dimainkan para mafia pangan.

"Kekuatan terbesar sebuah lembaga pangan adalah stok. Stok yang menjaga pasar dari segala spekulasi yang tidak diharapkan," kata Komisioner Ombudsman RI, Lely Pelitasari Soebekty dalam acara diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4/2018).

Lely meminta Bos Bulog yang baru tersebut, serius dalam menjaga pakem ini. Lantaran, permasalahan utama pangan dalam negeri ada disitu. "Dengan tugas seperti ini, maka Dirut Bulog harus supply chain management dari hulu sampai hilir," katanya.

Janji Buwas
Budi Waseso atau akrab disapa Buwas, menegaskan, tidak akan memberi ampun pada orang-orang yang mempermainkan harga pangan. Khususnya harga beras dan yang lainnya.

"Karena gini, ini beras masalah perut masyarakat Indonesia. Jadi harapan saya, tidak ada yg mempermainkan perutnya masyarakat Indonesia, kata Buwas di Kementerian BUMN usai dilantik menjadi Direktur Utama Perum Bulog menggantikan Djarot Kusumayakti, Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Menurut mantan Kepala BNN ini, semua hal yang terkait dengan kepentingan masyarakat tidak boleh dipermainkan. Untuk itulah, pihaknya akan berantas semua oknum atau mafia pangan. Apalagi dirinya berlatar belakang penegak hukum.

"Ini kebutuhan pokok. Ini suatu kebutuhan masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Jadi saya kita tidak boleh memainkan masalah itu karena dalam agama, itu dosa besar. Mudah-mudahan tidak ada," kata Buwas.

Mantan Kabareskrim ini juga meminta semua pihak yang berniat untuk mempermainkan harga pangan, sebaiknya mengurungkan diri dari sekarang. "Kalau ada yang tidak tertib, kami bersihkan, kalau memang harus disingkirkan, kami singkirkan, ujar dia.

Selain melantik Budi Waseso sebagai Dirut Perum Bulog melalui Surat Keputusan Nomor: SK-115/MBU/04/2018, Kementerian BUMN menunjuk Triyana menjadi Direktur Keuangan Bulog menggantikan Pardiman.

Pada saat yang sama, Kementerian BUMN juga menetapkan Teten Masduki sebagai Ketua Dewan Pengawas Bulog menggantikan Sudar Sastro Atmojo. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-115/MBU/04/2018. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x