Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 01:52 WIB

Rekaman Rini & Sofyan Bocor

Masih Ada 'Kakak' Lain yang Belum Terungkap?

Oleh : Iwan purwantono | Rabu, 2 Mei 2018 | 14:05 WIB
Masih Ada 'Kakak' Lain yang Belum Terungkap?
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Hampir sepekan, bocornya percakapan Menteri BUMN Rini Soemarno dengan Dirut Pertamina Sofyan Basir, hebohkan jagat ini. Pihak terkait masih irit bicara, dan belum detil menjelaskannya. Masih ada satu sosok misteri, siapa dia?

Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Imam Apriyanto Putro membenarkan adanya percakapan antara bosnya (Rini Soemarno) dengan Sofyan Basir.

Sayangnya, tidak ada penjelasan mengenai 'Pak Ari' yang disebut Sofyan dalam rekaman percakapan tersebut. Masih ada satu lagi, dalam rekaman tersebut Rini menyebut kakak saya yang satunya. Siapakah yang dimaksud? Bisa jadi, sosok 'kakak saya yang satunya" yang dimaksud Rini adalah OS. Dia adalah kakak Rini dan adik Ari Soemarno.

Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abra el Talattov, menilai, dalam rekaman percakapan yang beredar di media sosial itu, sangat kental konflik kepentingan dari kelompok tertentu. "Pak Sofyan nyebut nama Pak Ari, sangat kental sekali conflict of interestnya," kata Abra di Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Intelektual Muda Nahdlatul Ulama, Ubaidillah Amin Moch, berpandangan senada. Dia bilang, rekaman percakapan Rini dengan Sofyan ini, terindikasi kuat adanya campur tangan kelompok.

Menurut Ubaidillah, tindakan sang menteri dikhawatirkan menjadi bola liar dan mengerus kredibilitas pemerintahan Presiden Joko Widodo. "Saya sebagai kader muda NU sangat kecewa dengan terkuaknya kasus itu, jelas-jelas ini membawa kepentingan keluarga ke dalam proyek negara. Jika saya boleh memohon sebaiknya Bu Rini mundur saja sebagai pembantu presiden," terang Ubaidillah.

Sayangnya, Presiden Jokowi belum merespons tegas terkait masalah ini. Meski, sudah banyak pihak yang mendorong presiden untuk bersikap tegas. Presiden hanya berjanji akan bertindak ketika semuanya sudah terang benderang. [ipe]

Komentar

x