Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 20:01 WIB

Progress Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Baru 30%

Kamis, 3 Mei 2018 | 19:36 WIB

Berita Terkait

Progress Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Baru 30%
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pembangunan konstruksi jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated mencapai 30%. Diharapkan, proyek ini bisa rampung tepat waktu pada Maret 2019, atau sebelum mudik Lebaran tahun depan.

"Progres pembangunan jalan tol ini sudah 30 persen dan sudah dimulai pemasangan glider yang mempunyai panjang 60 meter di lima spot zona pekerjaan paralel," kata General Superintendent Waskita Karya Jakarta Cikampek II Elevated, Fatkhur Rozaq di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/5/2018).

Ia menjelaskan, pengerjaan pemasangan glider itu termasuk pekerjaan yang menyita jalan eksisting karena glider diangkut dengan kendaraan berat dari tempat stok glider di km 25 dan km 42.

Glider diangkut kendaraan berat beriringan tiga kendaraan dan itu hanya bisa dilakukan pada pukul 22.00 WIB sampai 05.00 WIB dengan mengambil satu lajur jalan tol.

Oleh karena itu, untuk mengejar target 70 persen sampai akhir 2018 maka Waskita Karya akan mengusulkan penggunaan satu lajur tambahan di kanan dan kiri pada proyek elevated yang ada di tengah jalan tol.

Sementara proyek pembangunan jalan tol elevated yang ada di pinggir jalan tol tidak akan mengambil jalur tol yang sudah ada. Jalan layang sepanjang 38 kilometer ini terdiri atas 12 kilometer berada di sisi selatan jalan tol, sementara sisanya berada di tengah jalan tol.

Dengan mempunyai jalur khusus proyek maka pekerjaan pemasangan glider dan pengecoran akan bisa dilakukan 24 jam dan lalu lintas kendaraan proyek tidak mengganggu jalur tol yang ada.

Fatkhur mengungkapkan, pekerjaan proyek tol Jakarta-Cikampek II Eleveted itu akan dihentikan sepenuhnya pada H-10 sampai H+10 Lebaran 2018 untuk memperlancar arus mudik dan arus balik Lebaran.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) yang membentang di Ruas Cikunir-Karawang Barat merupakan jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung. Jalan tol sepanjang kurang lebih 38 kilometer itu nanti dikelola oleh kelompok usaha Jasa Marga, PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC). [tar]

Komentar

x