Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 25 Mei 2018 | 23:50 WIB
 

Pabrik Sepatu Hadir di Rembang Senilai Rp420 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 4 Mei 2018 | 15:01 WIB
Pabrik Sepatu Hadir di Rembang Senilai Rp420 M
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Rembang - Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah memiliki pabrik sepatu yang merupakan hasil investasi PT Sengdam Jaya Abadi tahap pertama senilai Rp400 miliar.

Pabrik tersebut akan mampu menyerap 20 ribu tenaga kerja yang terbagi dalam tiga tahap. Sementara nilai investasi akan mengucur dalam dua tahap. Tahap kedua investasi senilai Rp20 miliar yang menyerap 10 ribu pekerja dan tahap ketiga akan menyerap hingga 20 ribu pekerja.

"Saya punya keinginan melihat kondisi Rembang, pengangguran masih tinggi dan kemiskinan masih banyak. Selaku Bupati punya tanggung jawab secara sosial dan kedinasan agar rakyatnya bisa sejahtera. Tentu ada pengorbanan, yang semua tanahnya bisa untuk menghidupi banyak orang karena ditanami padi sekarang tidak bisa. Tetapi kalau dibandingkan dengan kebutuhan dan manfaat diantara korban yang diadakan disini, yaitu mempekerjakan banyak orang, yaitu akan menjadi pengorbanan yang membawa berkah, insya allah korban yang membawa barokah," kata Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat peletakan batu pertama pembangunan pabrik sepatu milik PT Sengdam Daya Abadi. Setelah selesai membangun pagar keliling, bulan Mei ini, akan dimulai pembangunan gedung, Kamis (3/5/2018).

Rencananya akan dibangun tiga gedung secara bertahap. Untuk gedung yang pertama akan diselesaikan tahun ini, dan akan beroperasi pada bulan Januari 2019. Nantinya direncanakan akan melibatkan 3000 pekerja untuk memproduksi sepatu.

Setelah gedung yang pertama beroprasi baru akan dilakukan pembangunan gedung kedua dan ketiga.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, jika pabrik sepatu sudah berjalan akan mampu merekrut 20 ribu karyawan, dan diutamakan warga sekitar dan umumnya Kabupaten Rembang. Jika hal tersebut dapat berjalan, akan mampu mengurangi jumlah pengangguran yang ada.

"Saya punya keinginan melihat kondisi Rembang, pengangguran masih tinggi dan kemiskinan masih banyak," katanya seperti mengutip dari laman resmi Pemprov Jateng, Jumat (4/5/2018).

Bupati mengingatkan agar investor dapat memprioritaskan warga Kabupaten Rembang, pasalnya warga Desa Sridadi dan Pasar banggi sudah mengorbankan lahan pertanian untuk direlakan menjadi tempat industri.

Komentar

 
x