Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:37 WIB

Sawit Turun Rp50/Hari, Petani Bengkulu Menggerutu

Senin, 7 Mei 2018 | 12:00 WIB

Berita Terkait

Sawit Turun Rp50/Hari, Petani Bengkulu Menggerutu
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Bengkulu - Petani sawit di Kabupaten Seluma, Bengkulu mengeluhkan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang turun dari Rp1.100 menjadi Rp900 per kilogram. Turun Rp50/kilogram/hari.

"Hampir setiap hari harganya turun sebesar Rp50 per kilogram, jadi saat ini harga yang kami terima Rp900 per kilogram," kata Salikin, petani sawit Desa Penago Baru, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Bengkulu, Senin (7/5/2018).

Salikin mengatakan, penurunan harga tersebut terjadi dalam sepekan terakhir. Dalam hal ini, petani hanya mendapat keterangan dari pengumpul bahwa penurunan harga TBS karena memasuki bulan Ramadan.

Para petani, kata Salikin, hanya pasrah dan menerima harga yang ditetapkan pengumpul. Bila sawit yang sudah terlanjur dipanen tak segera terjual maka beresiko busuk. "Apalagi sawit berbeda dengan karet, kalau sawit tidak dipanen akan merusak batangnya, beda dengan karet yang bisa ditahan tidak disadap," ujar Salikin.

Salikin berharap, pemerintah bisa mengawasi penerapan harga TBS hingga ke lapangan. Alasannya, petani mendapatkan informasi bahwa harga terendah TBS sudah ditetapkan pemerintah bersama pengusaha sawit.

Sementara, pedagang pengumpul sawit, Mariyem mengatakan, penerapan harga di tingkat petani setelah mendapat informasi harga dari pabrik.

Para pengumpul, kata dia, hanya mendapat margin atau selisih Rp50 per kilogram dari petani, kemudian menjualnya ke pabrik pengolah minyak sawit. "Harga yang diterima pabrik sekarang ini Rp1.000 dan Rp1.100 paling tinggi per kilo," kata dia.

Sementara beban ongkos angkut TBS dari kebun warga menuju pabrik, menjadi beban pedagang pengumpul. Tim perumus harga tandan buah segar kelapa sawit Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, telah menetapkan harga jual sawit di tingkat pabrik pengolahan minyak mentah sawit, atau CPO sebesar Rp1.350 per kilogram. [tar]

Komentar

x