Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Juni 2018 | 15:20 WIB
 

Investasi Awal Tahun, Ada Kabar Baik dari BPS

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 8 Mei 2018 | 02:29 WIB
Investasi Awal Tahun, Ada Kabar Baik dari BPS
Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pembentukan modal tetap bruto atau investasi pada triwulan I-2018 tumbuh 7,95% dibanding periode sama 2017 yang hanya 4,77%.

"Investasi tumbuh signifikan, karena banyak pembangunan dilakukan," kata Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (7/5/2018).

Kecuk mengatakan, peningkatan kinerja investasi ini, terlihat dari makin gencarnya pembangunan infrastruktur di beberapa daerah. Serta pertumbuhan barang modal jenis mesin yang dipengaruhi peningkatan produk domestik dan impor.

Di mana, komponen bangunan bertumbuh 6,16% dibandingkan triwulan I-2017 sebesar 5,87%. Komponen mesin dan perlengkapan tumbuh 23,72%. Jauh melampaui triwulan I-2017 yang hanya tumbuh 1,21%.

"Pertumbuhan investasi ini didorong oleh hampir seluruh jenis barang modal kecuali oleh komponen cultivated biological resources yang terkontraksi 0,43 persen pada triwulan satu 2018," ujar Kecuk.

Ia menambahkan kegiatan investasi juga terbantu oleh realisasi belanja modal dari APBN sebesar Rp9,7 triliun pada triwulan I-2018 serta investasi swasta yang tercatat dalam Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebesar Rp185,3 triliun, atau meningkat 11,8% dari triwulan I-2017.

Kecuk berharap, tren investasi yang bagus ini, bisa terus berlanjut di triwulan berikutnya. Seiring gencarnya pemerintahan Jokowi mendorong kemudahan berusaha dan memperbaiki peringkat daya saing.

Sementara itu, komponen pengeluaran lainnya yang ikut tumbuh pada triwulan I-2018 adalah konsumsi rumah tangga 4,95%; konsumsi LNPRT 8,09%; konsumsi pemerintah 2,73%; ekspor 6,17% dan impor 12,75%.

Seluruh komponen pengeluaran ini memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2018 tercatat 5,06% (yoy), atau lebih baik ketimbang periode sama di tahun lalu sebesar 5,01%. [ipe]

Komentar

 
x