Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Juni 2018 | 15:19 WIB
 

Menhub Akui Sulit Terapkan Ganjil-Genap Saat Mudik

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 8 Mei 2018 | 17:11 WIB
Menhub Akui Sulit Terapkan Ganjil-Genap Saat Mudik
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan tidak mudah untuk menerapkan sistem ganjil genap sepanjang jalan tol yang dilalui pemudik pada lebaran tahun ini.

"Saya pikir (ganjil-genap mudik itu) tidak mudah dilaksanakan. Kami harus minta pendapat dari banyak pihak," kata Budi di Jakarta Pusat, Selasa (8/5/2018).

Menurut Budi, Kebijakan tersebut menurutnya masih baru diterapkan ruas jalan tol Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Dengan begitu, untuk jalan tol yang dilewati pemudik, kata dia, masih memerlukan kajian yang mendalam.

"Jadi gini, namanya ganjil genap kan ada di tiga tempat Bekasi, Cibubur sama Tangerang kita akan evaluasi dulu. Kami ajak pengamat, dewan kota. Apakah itu tetep bisa dilangsungkan, nah kalau semua pengamat ngomong dilangsungkan berati dia sudah ambil satu analisa bahwasanya itu butuhkan. Tapi kalau kita diskusi tidak butuh, ya selama lebaran tidak ada ganjil-genap," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengusulkan penerapan kebijakan baru dalam penyelenggaraan mudik Lebaran 2018. Kebijakan ini adalah penerapan sistem ganjil genap di sepanjang jalur tol yang telah beroperasi.

Wapres JK berpendapat dengan pertumbuhan kendaraan pribadi yang lebih cepat daripada pertumbuhan infrastruktur jalan akan menimbulkan kemacetan saat mudik Lebaran.

"Sekarang semua berfikir kalau mau cepat lewat jalan tol. Makanya supaya tidak macet bagaimana kalau diterapkan nomor ganjil genap itu diatur. Jadi siapa yang lewat jalan tol siapa yang lewat jalan biasa, supaya tidak macet lagi," kata Wapres JK. [hid]

Komentar

 
x