Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 20:38 WIB

Terminal Plumpang Diakui Dunia karena Efisien

Oleh : - | Rabu, 9 Mei 2018 | 02:09 WIB
Terminal Plumpang Diakui Dunia karena Efisien
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang milik PT Pertamina (Persero) mendapat pengakuan dunia sebagai salah satu tanki penyimpanan BBM terefisien.

Pada penghargaan 2nd Global Tank Storage Award 2018, Plumpang dinobatkan menjadi Terbaik ke-2, setelah Saudi Aramco Terminals dalam kategori The Most Efficient Storage Terminal.

Global Tank Storage Awards merupakan ajang prestisius di industri Unit Penyimpanan (Storage and Terminal) yang diadakan majalah Tank Storage di Rotterdam, Belanda.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan, maupun individu yang berkecimpung di industri hilir minyak dan gas bumi (migas) di seluruh dunia yang memiliki operasional terminal, safety dan inovasi excellent.

Dalam publikasi Global Tank Storage, TBBM Plumpang diakui sebagai terminal BBM terpenting di Indonesia. Karena Plumpang mensuplai 20% kebutuhan BBM harian di Indonesia. Atau setara 25% dari total kebutuhan SPBU Pertamina. Thruput BBM rata rata sebesar 16.504 Kiloliter (KL) per hari dan wilayah distribusi utamanya meliputi kawasan Jabodetabek.

TBBM Plumpang beroperasi sejak 1974, memiliki kapasitas tangki timbun 291.889 KL. Saat ini, TBBM Plumpang menyalurkan produk dengan varian yang sangat lengkap yaitu premium, bio solar, dex, dexlite, pertamax, pertalite dan pertamax turbo, melalui Terminal Automation System (TAS) berkelas dunia yang biasa disebut New Gantry System ke kompartemen 249 unit mobil tangki.

Dibandingkan era sebelumnya, pengadopsian teknologi terbaru pada New Gantry System dilakukan sejak 2010, memiliki keunggulan waktu pengisian BBM yang lebih cepat.

Di mana, peningkatan flowrate pengisian BBM dari 800 sd 1.000 liter per menit, menjadi 2.200 liter per menit sehingga jumlah flowmeter yang dioperasikan berkurang dari 74 unit menjadi 39 unit. Artinya terjadi efisiensi hingga 48%.

TBBM Plumpang dilengkapi bangsal pengisian yang compact dan multiproduk, sehingga dapat melayani pengisian mobil tangki untuk beberapa jenis produk secara bersamaan. Selain itu, Plumpang memiliki sarana inline blending, sehingga hasil produk yang dihasilkan menjadi lebih homogen dan terjamin kualitasnya.

Saat ini, TBBM Plumpang lebih aman karena memiliki sistem interlock pada proses pengisian BBM untuk mencegah terjadinya tumpahan BBM akibat kegagalan saat pengisian, mencegah terjadinya kebakaran serta mencegah kesalahan dalam proses pengisian BBM.

Selain itu, TBBM Plumpang meniadakan operator pengisian dan menghilangkan kesalahan pencatatan akibat human error operator. Memiliki sistem perpipaan overhead sehingga memudahkan dalam pemeliharaan dan modifikasi.

Terakhir, TBBM Plumpang mengadopsi sistem monitoring dan control yang redundant untuk menghindari kegagalan operasi. Sistem ini mampu bekerja 24 jam. Berbagai keunggulan tersebut ditambah implementasi Pertamina Operation & Service Excellent (POSE) yang dilakukan secara konsisten, serta program continuous improvement, menjadikan operasional Terminal BBM Plumpang menjadi sangat efisien.

"Diharapkan, dengan kehandalan eksisting TBBM Plumpang, dilengkapi dengan implementasi baru Vapour Recovery Unit (VRU), Terminal BBM Plumpang menjadi lebih safety dan peduli terhadap lingkungan," jelas Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo dalam rilis kepada media di Jakarta, Selasa (7/5/2018). [tar]

Komentar

x