Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 06:00 WIB

Regulasi Listrik Bikin Sulit Pengusaha, Pak Jonan

Rabu, 9 Mei 2018 | 06:09 WIB

Berita Terkait

Regulasi Listrik Bikin Sulit Pengusaha, Pak Jonan
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Penyerdehanaan regulasi sektor kelistrikan yang digembar-gemborkan selama ini, ternyata malah bikin bingung. Lantaran, pengusaha perlu melakukan penyesuaian lagi.

Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Heru Dewanto mengeluhkan sejumlah regulasi investasi sektor kelistrikan yang membingungkan industri.
"Pemerintah melakukan beberapa amendemen regulasi, namun di saat yang sama, pemerintah mengeluarkan regulasi baru yang membuat pelaku industri kebingungan," kata Heru dalam rilis kepada media di Jakarta, Selasa (7/5/2018).

Heru menyampaikan masalah tersebut dalam Konferensi Coaltrans di Denpasar, Bali, Senin (7/5/2018). Di mana, Coaltrans merupakan forum pelaku industri batubara sedunia untuk saling berbagi ide, pengetahuan, dan pengalaman, serta memperluas jaringan bisnis.

Kata Presiden Direktur PT Cirebon Power itu, pemerintah saat ini memang tengah melakukan beberapa simplifikasi aturan mengenai kelistrikan guna mendorong masuknya investasi.

Awal 2018, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyederhanakan 11 keputusan menteri bidang kelistrikan yang selama ini dianggap menghambat investasi.

"Namun demikian, pada saat yang sama, pemerintah menerbitkan beberapa regulasi baru yang justru membingungkan industri. Sepanjang 2017 saja, pemerintah mengeluarkan 40 kebijakan baru. Apabila kita berkomitmen untuk memberikan akses listrik yang terjangkau kepada masyarakat, pemerintah seharusnya memberikan dukungan penuh dan mendukung iklim investasi kelistrikan bagi para pengembang," ungkap Heru.

Selain peraturan menteri, Heru menyoroti perubahan regulasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2017-2026 menjadi RUPTL 2018-2027 dalam tempo hanya setahun. Perubahan itu, dinilainya membuat pelaku industri harus kembali menyesuaikan strategi bisnis secara cepat dalam setahun. [tar]

Komentar

x