Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 06:08 WIB

Rupiah Ambruk, Ini Saran Bos BRI untuk Debitur

Oleh : M Fadil Djaelani | Rabu, 9 Mei 2018 | 13:59 WIB

Berita Terkait

Rupiah Ambruk, Ini Saran Bos BRI untuk Debitur
(Foto: Inilahcom/Mohammad Fadil)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Haru Koesmahargyo menyarankan para debiturnya melakukan lindung nilai (hedging). Terutama debitur yang bermain di valuta asing (valas).

"Seiring risiko nilai tukar ini, kami imbau debiturnya untuk menghindari eksposur valas," kata Haru usai pencatatan saham perdana Bank BRI Syariah di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Untuk menghindari risiko valas, kata Haru, bank pelat merah ini terus mencermati cashflow debitur. Apakah mempunyai missmatch dengan pendanaan valas. Risiko debitur membesar jika pendapatan berbeda dengan pinjaman berbentuk.

Berdasarakn aturan BI, menurut Haru, persentase maksimum posisi devisa neto atau net open position (NOP) pinjaman valas perbank yang aman adalah 15%. Jika lewat dari angka itu, maka bank harus segera melakukan hedging.

Asal tahu saja, nilai tukar rupiah terhadap dolar terus mengalami pelemahan, saat ini mata uang garuda sudah menembus angka psikologisnya di level Rp14.045 pada pembukaan perdagangan. [ipe]

Komentar

x