Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 17:58 WIB

Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Masih Seribuan

Oleh : - | Sabtu, 12 Mei 2018 | 00:39 WIB
Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Masih Seribuan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Aceh - Camat Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Saiful mengemukakan, di daerahnya terdapat seribuan sumur minyak ilegal yang membahayakan. Sewaktu-waktu berpotensi meledak.

"Kita sedang melakukan pendataan sumur-sumur minyak di sejumlah desa dan hingga saat ini tim sudah berhasil mendata 120 sumur minyak di Desa Pasir Putih," kata Saiful di Idi, Aceh Timur, Jumat (11/5/2018).

Seribuan sumur minyak yang dimaksud Saiful, tersebar di beberapa desa di Kecamatan Ranto Peureulak. Selain di Desa Pasir Putih, tersebar di Bhom Lama, Buket Pala, Alue Udep, Mata Ie, Pertamina, Seuneubok Dalam, Pulo Blang, Seuleumak Muda, Berandang, dan Desa Blang Barom.

Upaya pendataan tersebut, merupakan salah satu langkah penertiban yang akan dilakukan pihak keamanan. Sehingga potensi ledakan dan kebakaran dapat diminimalisir. "Meskipun nantinya pengelolaan dilegalkan, maka tentu akan berjalan sesuai dengan aturan dan sumur minyak tersebut seluruhnya sumber kehidupan masyarakat," kata Saiful.

Hingga saat ini, kata saidul, tim yang dibentuk pihak kecamatan, masih melakukan pendataan di Desa Putih dan sudah tercatat 120 sumur. "Kita belum ke 10 desa lainnya. Kita perkirakan lebih 1.000 sumur minyak dalam kecamatan ini, baik statusnya bekas sumur minyak atau sedang dalam produksi yang disuling secara tradisional oleh masyarakat," kata Saiful.

Tim Pendataan Sumur Minyak melibatkan pegawai Kantor Camat Ranto Peureulak, personel Makoramil Ranto Peureulak dan personel Mapolsek Ranto Peureulak serta tokoh masyarakat dan aparatur desa setempat.

Tim ini diketuai Plh Kapolsek Ranto Peureulak, Iptu Muhammad Daud, mulai mendata sejak Kamis pagi (10/5/2018) hingga seluruh sumur minyak terdata semuanya. Pendataan ini didukung masyarakat setempat dengan harapan ke depan pengelolaan sumur minyak dilegalkan oleh pemerintah, seperti melalui wadah koperasi bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). "Kita terus mendata sumur-sumur minyak dan nantinya hasil akan kita laporkan ke pimpinan," kata Saiful.

Masih segar dalam ingatan, sempat terjadi ledakan dan kebakaran di sumur minyak ilegal, Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu malam (25/4/2018). Kejadian ini menewaskan 24 orang dan 34 lainnya masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Provinsi Aceh. [tar]

Komentar

x