Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 05:27 WIB

Akhir Tahun ini, Daerah Tapal Kuda Punya Jalan Tol

Senin, 14 Mei 2018 | 10:11 WIB

Berita Terkait

Akhir Tahun ini, Daerah Tapal Kuda Punya Jalan Tol
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Pasuruan - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan jalan tol ruas Gempol-Probolinggo seksi 3 tersambung pada akhir 2018.

"Targetnya seperti itu, tersambung, baik secara operasi maupun fungsional," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna di Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu.

Ia menjelaskan, ruas di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur ini, dibangun dua Badan Usaha Jalan Tol, yakni PT Jasa Marga Gempol Pasuruan sepanjang 34,15 kilometer dan PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol sepanjang 45 kilometer.

Kedua ruas tol ini dikunjungi Presiden Jokowi, Sabtu (12/5) dalam rangkaian kunjungan ke Pasuruan. Jokowi akan singgahi titik simpang susun di ruas tol Gempol-Pasuruan seksi 2.

Herry menjelaskan, jalan tol ini akan akan dilanjutkan ke ruas terakhir yakni Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 172 kilometer. Di mana, rangkaian jalan tol ini merupakan bagian dari Tol Trans Jawa yang digagas dan diinisiasi Jokowi. Diharapkan Tol Trans Jawa bisa rampung akhir tahun depan.

Herry melanjutkan, khusus untuk pemanfaatan pada jalur mudik dan balik Lebaran 2018, masyarakat Jawa Timur juga mendapatkan tambahan jalur fungsional operasional tanpa tarif ruas Rembang-Pasuruan sepanjang 6,6 kilometer. "Termasuk juga, fungsional Pandaan-Malang," kata Herry.

Khusus untuk jalur mudik 2018 di ruas Gempol-Pasuruan, kata Herry, ruas yang bisa dipakai adalah mulai dari Simpang Susun Gempol hingga Gerbang Tol Pasuruan sepanjang 20,5 km.

Ruas sepanjang itu terdiri dari seksi 1 (13,9 kilometer) sudah bertarif dan seksi 2 (6,6 kilometer) tanpa tarif alias gratis. Untuk ruas Gempol-Pasuruan ini masih menyisakan seksi 3 sepanjang 13,65 dari Pasuruan hingga Grati. "Progres lahan sudah hampir 90 persen dan proses kontruksi sedang berjalan," kata Herry.

Khusus ruas Pasuruan Probolinggo (Paspro), Herry menyebutkan, menelan dana investasi sebesar Rp3,55 triliun. Sejak awal Mei mengalami kemajuan konstruksi mencapai 70,96% dan lahan 94%. "Kita targetkan untuk seksi 1, 2 dan 3, bisa operasi pada Oktober tahun ini. Sementara untuk seksi pada 4 Desember 2019," papar Herry.

Tol Paspro terdiri empat seksi, yakni 1: Grati-Tongas (13,5 kilometer), seksi 2: Tongas-Muneng (6,9 kilometer), seksi 3: Muneng-Clarak (10,9 kilometer), dan seksi 4: Clarak-Sebaung (13,7 kilometer). "Pada tiga seksi Paspro kemajuan konstruksi dan lahan bervariasi, sedangkan untuk seksi 4, masih nol persen," kata Herry. [tar]

Komentar

x