Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Oktober 2018 | 06:53 WIB

Teror Bom, Toko dan Mal di Surabaya Sepi dan Tutup

Senin, 14 Mei 2018 | 11:54 WIB

Berita Terkait

Teror Bom, Toko dan Mal di Surabaya Sepi dan Tutup
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Surabaya - Sejumlah teror bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur berdampak kepada kegiatan ekonomi. Sejumlah toko, supermarket dan mal sepi pengunjung. Bahkan banyak juga yang tutup.

Sepinya pengunjung supermarket atau mal sudah terjadi sejak Minggu (13/5/2018). Di mana pada hari tersebut terjadi 3 aksi teros bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela (Ngagel), Gereja Kristen Indonesia/GKI (Diponegoro) , Gereja Pantekosta (Arjuno) diakhiri ledakan bom di Rusun Sidoarjo.

Sejumlah mal besar di ibu kota Provinsi Jawa Timur, semisal, Tunjungan Plaza (TP) Surabaya yang menggelar bazar menjelang Ramadan, sepi pengunjung. Demikian pula Royal Plaza dan Pasar Atom, sepi pengunjung.

Ternyata aksi biadab ini tidak berhenti di situ saja. Pagi harinya (Senin, 14/5/2018), sekita pukul 08.50 WIB, terjadi aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.

Dalam aksi yang cukup nekat ini, bombernya laki-laki dan perempuan yang membawa anak. Menggunakan sepeda motor memasuki kantor Mapolrestabes Surabaya. Ketika dicegat petugas, bom-pun meledak.

Akibat teror bom ini, sejumlah ruko, perkantoran di sekitar Mapolrestabes Surabaya, tutup. Sementara kegiatan di pasar Wonokromo, Surabaya, terlihat normal-norman saja. Aktivitas perdagangan berjalan seperti biasa, bahkan cenderung ramai. Artinya, warga Surabaya tidak terlalu terpengaruh dengan aksi bom yang begitu keji dan biadab itu.

Di pasar yang pada Sabtu (12/5/2018) dikunjungi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita ini, penjagaan dari aparat keamanan cukup memadai. [tar]

Komentar

Embed Widget
x