Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Juni 2018 | 15:27 WIB
 

Kampanye Cegah Karhutla Lewat Acara Jalan Santai

Oleh : - | Senin, 14 Mei 2018 | 13:13 WIB
Kampanye Cegah Karhutla Lewat Acara Jalan Santai
(Foto: Klhk)

INILAHCOM, Kutai Kartanegara - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui kegiatan jalan santai yang diikuti ratusan masyarakat dan pelajar di Kecamatan Loa Janan, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Minggu (13/05/2018).

Acara jalan santai dengan tema Membakar Hutan dan Lahan Tak Punya Hati, Membiarkannya Tak Punya Nyali, Cegah Karhutla Demi Menyelamatkan Masa Depan itu diperkaya dengan materi pencegahan Karhutla, yang disampaikan Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Kalimantan, Ditjen PPI KLHK.

Mewakili Kepala Balai PPIKHL Wilayah Kalimantan, Kepala Seksi Karhutla, Arsud Noke, mengajak masyarakat dan juga para pihak untuk menjaga lingkungan sekitar dari ancaman Karhutla.

"Dukungan para pihak, seperti TNI, POLRI, dan juga pihak swasta, seperti pemegang konsesi kehutanan dan pelaku usaha, serta masyarakat dalam mencegah Karhutla, menentukan keberhasilan dalam mewujudkan Kalimantan Timur bebas asap," jelas Arsud.

Sementara perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, Enggar Setia Budi, menyampaikan dampak kerugian yang ditimbulkan dari Karhutla, baik dampak ekologis, ekonomi, sosial, dan juga stabilitas negara. "Dampak merugikan ini dapat dicegah jika kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi Karhutla dan bencana asap", tuturnya.

Dalam acara jalan santai ini, juga hadir Kepala Polsek Loa Janan, Andin Wisnu Sudibyo, yang menegaskan bahwa, membakar hutan dan lahan merupakan tindak pidana, sehingga siapa saja yang melakukannya akan dikenai sanksi hukum. "Oleh karena itu, diharapkan masyarakat tidak melakukan aktivitas membakar hutan dan lahan", tegasnya.

Ajakan untuk mencegah Karhutla juga diserukan oleh Komramil Loa Janan, Agung Subakti, di mana saat ini di Kecamatan Loa Janan telah dibentuk posko Pengendalian Karhutla. "Membakar hutan dan lahan harus dihentikan demi anak cucu kita," ujar Agung.

Sementara itu, pantauan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK pada Sabtu (12/05/2018) pukul 20.00 WIB, berdasarkan Satelit NOAA mendeteksi ada satu hotspot di Jawa Tengah. Sementara Satelit TERRA-AQUA (NASA) mendeteksi ada tiga hotspot, satu titik di Nusa Tenggara Barat dan dua titik di Nusa Tenggara Timur. [*]

Komentar

 
x