Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 28 Mei 2018 | 02:25 WIB
 

Biaya Produksi Tembakau Madura Naik, Petani Galau

Oleh : - | Selasa, 15 Mei 2018 | 01:29 WIB
Biaya Produksi Tembakau Madura Naik, Petani Galau
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Pamekasan - Titik impas (Break Even Point/BEP) harga jual tembakau Madura pada musim tanam 2018 naik Rp2.953 dari Rp36.978 menjadi Rp39.931 per kilogram.

"Kenaikan BEP harga jual tembakau ini berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan Disperindag bersama Asosiasi Petani Tembakau Pamekasan," ujar kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Pamekasan Bambang Edy Suprapto di Pamekasan, Madura, Senin (14/5/2018).

Di mana, BEP sebesar Rp39.931 per kilogram ini, berdasarkan perhitungan lahan tanpa sewa. "BEP harga jual tembakau ini perlu diketahui publik agar menjadi pertimbangan bagi pihak pabrikan dalam menetapkan harga beli tembakau kepada para petani," kata Bambang.

Jika, sambung dia, pihak pabrikan membeli tembakau di bawah harga Rp39.931 per kilogram, maka petani akan mengalami kerugian. "Ketentuan BEP ini didasarkan pada biaya tanam, perawatan selama satu musim, termasuk harga pupuk," ujar Bambang.

BEP tembakau Madura di Kabupaten Pamekasan ini setiap tahun meningkat.
Berdasarkan data Disperindag Pamekasan pada 2015, BEP tembakau Madura mencapai Rp30.381 per kilogram.

Sementara, kebutuhan tembakau Madura dari sejumlah pabrikan tembakau pada 2018 diperkirakan 10.600 ton, berdasarkan hasil serap informasi Pemkab Pamekasan yang dilakukan dengan perwakilan manajemen pabrikan.

Menurut Bambang, pabrikan yang telah menetapkan hendak memborong tembakau Madura pada musim tanam 2018, adalah PT Djarum, Gudang Garam, PT Sadhana Arifnusa, Bentoel, Nojorono, PR Sukun dan PT Wismilak.

PT Djarum berencana membeli tembakau Madura memborong 6.000 ton, PT Gudang Garam 5.000 ton, PT Sadhana Arifnusa 1.500 ton dan PT Bentoel sebanyak 1.500 ton.

Kemudian, PT Nojorono membutuhkan tembakau sebanyak 600 ton, PT Sukun 500 ton dan Wismilak berencana membeli tembakau Madura sebanyak 500 ton. Kalau ditotal maka rencana pembelian pabrikan rokok itu mencapai 10.600 ton.

Menurut Bambang, rencana pembelian tembakau Madura oleh pabrikan pada tahun ini, jauh lebih rendah ketimbang 2017.Pada musim tanam tembakau 2017, target pembelian tembakau dari pabrikan sebanyak 20.800 ton. [tar]

Komentar

 
x