Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 28 Mei 2018 | 02:22 WIB
 

Inilah Alasan Ekspor Nonmigas Turun

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 15 Mei 2018 | 16:27 WIB
Inilah Alasan Ekspor Nonmigas Turun
Kepala BPS, Suhariyanto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ekspor pada sektor nonmigas dari Indonesia ke sejumlah negara tujan utama mengalami penurunan pada bulan April 2018, bila dibandingkan dengan Maret 2018.

Kepala BPS, Suhariyanto di kantornya, Selasa (15/5/2018) mengatakan penurunan ekspor sejumlah negara tujuan itu yakni, Tiongkok mengalami penerunan senilai US$5,37 juta. Padahal bulan Maret nilai ekspor mencapai US$2,3 miliar, sedangkan di bulan April senilai US$1,8 miliar atau menurun 22,8%.

Ekspor ke Amerika Serikat (AS) juga mengalami hal serupa, yakni turun sebesar 9,98. Padahal pada Maret nilai ekspor mencapai US$1,5 miliar, sedangkan April hanya US$1,4 miliar.

Ekspor ke Italia juga mengalami penurunan sebesar 15,03 persen atau tercatat sebesar US$165,9 juta. Jumlah tersebut lebih rendah dibanding Maret 2018 yakni sebesar US$195,3 juta.

"Penurunan lainnya juga terjadi di negara tujuan Belanda sebesar 18,8 persen. Pada April 2018 tercatat ekspor nonmigas ke negara tersebut US$322,9 juta. Sementara di Maret 2018 sebesar US$341,7 juta," ujar dia.

Menurut Suhariyanto, penurunan terbesar ekspor nonmigas April 2018 terhadap Maret 2018 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$416,4 juta (18,18 persen), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada kendaraan dan bagiannya sebesar US$72,5 juta (12,59 persen).

Dari 13 negara tujuan ekspor nonmigas Indonesia, secara keseluruhan ekspor Indonesia menurun 8,9% ke angka US$9,36 miliar pada April 2018. Ekspor Indonesia hanya bertumbuh positif ke negara Malaysia, Australia, Korea Selatan dan Taiwan.

Kecuk mengatakan, penurunan itu disebabkan karena perdagangan di dunia masih tidak menentu. "Sehingga negara tujuan utama kita seperti China masih menahan diri untuk permintaan bahan bakar besi baja, CPO yang digunakan bahan baku mereka menurun," kata dia. [hid]

Komentar

 
x