Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 17:07 WIB

Impor Beras Nambah Gede, Kemendag Tunjuk Bulog

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 16 Mei 2018 | 04:09 WIB

Berita Terkait

Impor Beras Nambah Gede, Kemendag Tunjuk Bulog
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Meski sudah memasuki panen raya, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang dipimpin Enggartiasto Lukita tetap membuka keran impor beras.

Bahkan, ada tambahan impor beras sebanyak 500 ribu ton dari Thailand dan Vietnam. Izin impor tahap kedua ini, diputuskan berdasar hasil Rakortas di Kemenko Perekonomian, beberapa waktu lalu.

Kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Oke Nurwan. impor beras ditempuh untuk menekan harga yang semakin tinggi. "(Impor beras tersebut, red) Karena dibutuhkan dalam negeri (untuk) pasokan dan harga masih tingi," kata Oke di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Oke mengatakan, impor beras sudah dilakukan sejak adanya persetujuan dari Kemendag. Dalam hal ini, kemendag menunjuk Perum Bulog sebagai importirnya. "Terserah Bulog, tapi intinya kami itu memberikan negara asal ke mereka. Ada Myanmar, Thailand, Kamboja, Pakistan, India. Total keseluruhan 500 ribu ton," ujar dia.

Batas waktu impor, kata Oke, sampai Juli 2018. Sejauh ini belum diketahui bagaimana kesanggupan Perum Bulog. "Terserah Bulog, pokoknya dibatasi sampai Juli. Tanya mereka sanggup enggak. Pokoknya saya sudah menjalankan tugas dengan memberikan persetujuan impor untuk 500 yang kedua," kata dia.

Sebelumnya, Ketua DPD Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras (Perpadi) DKI Jakarta, Nellys Sukidi, mengatakan, persediaan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), aman. Bahkan, stok beras itu dipastikan cukup hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah. "Saya pikir puasa sampi lebaran aman. Apalagi sekarang panen. Jadi faktornya kebetulan lagi panen saja," kata Nellys.

Dengan demikian, masyarakat tak perlu khawatir terkait ketersediaan beras. Bahkan masyarakat dapat mendapatkan harga beras murah. "Insha Allah sampai lebaran aman. Kebetulan lagi panen (jadi enggak naik, red)," ujar dia.

Menurut dia, harga beras di pasar Cipinang untuk premium sekira Rp 10.400-10.500. "Yang medium Rp 85.00-86.00 berarti kan dibawah HET," ujar dia.[ipe]

Komentar

x