Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 06:02 WIB

Hadapi Penimbun Beras, Enggar Siap Main Kayu

Rabu, 16 Mei 2018 | 12:38 WIB

Berita Terkait

Hadapi Penimbun Beras, Enggar Siap Main Kayu
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Semarang - Kepada penimbun kebutuhan pokok, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melontarkan ancaman serius. Akan ada tindakan tegas kepada pelaku penimbunan, selain proses hukum.

"Jangan sampai hal itu terjadi karena tindakan tegas akan dilakukan kepada siapa saja yang menimbun di saat bahan kebutuhan pokok dipasaran tidak ada dan harga naik, tapi di gudang melimpah," kata Enggartiasto di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/5/2018).

Ancaman itu disampaikan Enggar dalam acara Dialog Nasional ke-12 Indonesia Maju yang dihadiri Menteri Sosial Idrus Marham dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Enggar, sapaan kader Nasdem itu, mengatakan, pemerintah menginginkan dan berupaya agar selama Ramadan dan Lebaran semua bahan kebutuhan pokok tersedia di pasar dengan harga yang terjangkau.

Untuk itu, kata dia, Kemendag akan terus memantau harga dan stok bahan pokok dipasaran agar selalu tersedia dengan harga terjangkau. "Kita akan sebarkan ratusan pegawai Kemendag untuk terjun langsung ke pasar di seluruh provinsi. Tujuannya memantau stok dan harga bahan pokok, yang kalau ada gejolak langsung dicukupi stok dan distabilkan harga," kata Enggar.

Untuk itu, kata Enggar, Kemendag bekerjasama dengan Polri dan kementerian lain untuk bersama pantau stok dan harga kebutuhan pokok. "Stabilitas harga dan jaminan stok bukan saja peran Kemendag tapi juga peran kementerian dan instansi," kata Enggar.

Pemerintah, tegas Enggar, menjamin pasokan dan harga bahan kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan dalam kondisi aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. "Kemendag akan melakukan pemantauan langsung di 34 provinsi,agar pasokan dan harga bahan pokok dalam kondisi aman dan stabil, khususnya untuk beras kualitas medium," kata Enggar.

Pemerintah, tambah Mendag, menginginkan bahan pokok aman secara umum serta menjaga betul agar tidak berkontribusi terhadap inflasi. Dalam upaya mengamankan pasokan dan harga beras, menurut dia, pemerintah telah mengambil langkah untuk mewajibkan para pedagang beras menjual beras kualitas medium.

Bahkan, Enggartiasto telah memerintahkan Perum Bulog memasok beras ke pedagang, dengan harga jual ke konsumen sebesar Rp8.950 per kilogram. [tar]

Komentar

x