Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 09:14 WIB

BI Kerek Suku Bunga, Airlangga: Little Bit Late

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Sabtu, 19 Mei 2018 | 04:30 WIB

Berita Terkait

BI Kerek Suku Bunga, Airlangga: Little Bit Late
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, menilai, keputusan Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan (BI 7-Day Reserve Repo Rate) agak terlambat. Tapi lumayanlah daripada tidak.

"Harapannya tentu bisa mengerem depresiasi rupiah. Sebetulnya langkah ini perlu diapresiasi. Ini bisa kelihatannya bisa menahan gejolak," papar Airlangga di Istana Presiden, Jumat (18/5/2018).

Untuk sektor manufaktur, kata Airlangga, pelemahan rupiah tidak boleh dibiarkan. Harus segera diatasi karena menambah beban bagi industri dan perekonomian dalam negeri. "Tetapi saya kira stabilitas itu kunci. Karena manufaktur selain ekspor, bahan bakunya impor, utangnya dalam bentuk dolar AS," papar Ketum Partai Golkar ini.

Saat ditanya lagi apakah keputusan bank sentral menurunkan suku bunga acuan sudah tepat? Dia menjawab begini. "Sudah tepat, tapi little bit late. Meski better late than never. Beban sedikit bagi industri ya enggak apa-apa lah, adjusment saja," pungkas Airlangga.

Sekedar mengingatkan, Rapat Dewan Gubernur BI pada Kamis (17/5/2018), memutuskan kenaikan suku bunga acuan (BI 7-Days Repo Reserve Rate) sebesar 25 basis poin. Atau dari 4,25% menjadi 4,5%.

Keputusan yang bertujuan memperkuat posisi nilai tukar rupiah ini, diberlakukan sejak Jumat (18/5/2018). Untuk suku bunga deposit facility naik menjadi 3,75% dan suku bunga lending facility naik menjadi 5,25%. [ipe]

Komentar

x