Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 14:34 WIB

Menunggu Aksi KPPU Baru Tertibkan Iklim Usaha

Oleh : - | Sabtu, 19 Mei 2018 | 03:09 WIB
Menunggu Aksi KPPU Baru Tertibkan Iklim Usaha
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Solo - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) anyar, berharap pelaku usaha bisa menciptakan iklim bisnis yang kondusif guna menumbuhkan perekonomian dalam negeri.

"Belum lama ini Presiden Joko Widodo melantik sembilan komisioner KPPU, saat ini kami fokus ke sektor pangan, kesehatan, pendidikan, energi, transportasi, dan kelancaran logistik," kata Komisioner KPPU, Chandra Setiawan di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (18/5/2018).

Chandra mengatakan hal itu di sela Seminar Nasional bertema Pemberantasan Praktik Monopoli dan Kartel untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat di Kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP), Surakarta.

Ia mengatakan, salah satu yang diharapkan pemerintah yaitu tercapainya efisiensi nasional. Dengan demikian, kemampuan bersaing akan meningkat.

"Dengan begitu pula pelaku usaha lokal tidak hanya jago di dalam negeri tetapi juga mampu meningkatkan ekspor sehingga mendatangkan devisa untuk negara. Dampak positif selanjutnya yaitu dapat memperkuat rupiah kita, di situlah pentingnya efisiensi nasional terjadi," kata Chandra.

Chandra mengatakan, efisiensi juga harus terjadi di level usaha, sehingga mampu berkontribusi pada efisiensi nasional. Saat ini, sejumlah kemudahan usaha di masyarakat saat ini berdampak positif terhadap tumbuhnya iklim usaha, di sisi lain memicu praktik persaingan usaha.

Dalam hal ini, pihaknya berharap terjadi persaingan usaha yang sehat mulai dari usaha skala kecil hingga besar. "Bukan malah membunuh satu sama lain. Inilah selanjutnya pentingnya kemitraan usaha kecil dengan besar, saling membutuhkan, memperkuat, mempercayai, dan menguntungkan. Diharapkan pula ke depan usaha mikro dan kecil bisa berkembang," kata Chandra.

Sementara itu, pada seminar nasional tersebut pihaknya berupaya melakukan pencegahan pelanggaran, sosialisasi kebijakan, dan menanamkan nilai usaha di kampus. "Harapan kami ke depan ketika mahasiswa sudah menjadi pemimpin usaha, betul-betul mendorong persaingan usaha yang sehat," kata Chandra. [tar]

Komentar

x