Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 17:48 WIB

Ramadan Hingga Lebaran Perlu Duit Cash Rp188,2 T

Rabu, 23 Mei 2018 | 15:30 WIB

Berita Terkait

Ramadan Hingga Lebaran Perlu Duit Cash Rp188,2 T
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Rosmaya Hadi memperkirakan, kebutuhan uang tunai selama Ramadan hingga Idul Fitri 2018, mencapai Rp188,2 triliun.

Ditemui di lapangan parkir kawasan IRTI (Ikatan Restoran dan Taman Indonesia) Monas, Jakarta, Rabu (23/5/2018), Rosmaya menjelaskan perkiraan kebutuhan uang tunai (outflow) di 2018, meningkat 15,3% ketimbang 2017 sebesar Rp163,2 triliun. "Periode Ramadan dan Idul Fitri memang selalu diiringi dengan peningkatan kebutuhan uang tunai di masyarakat," kata Rosmaya.

Bank Indonesia juga mencatat bahwa dari kebutuhan uang tunai Rp188,2 triliun, atau sekitar 22,8% ditarik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Sementara di Jawa non-Jabodetabek mencapai 38,4%, Sumatera 19,9%, dan kawasan lainnya 18,9%.

Rosmaya menyebutkan, BI berkomitmen untuk mendistribusikan uang tunai ke seluruh Indonesia untuk memenuhi total kebutuhan tersebut melalui 46 kantor perwakilan yang secara serentak melakukan aktivitas pelayanan penukaran uang kepada masyarakat.

Selain itu, BI juga melakukan kegiatan distribusi seperti kas titipan dan kas keliling. Di seluruh Indonesia terdapat 1.000 titik atau lokasi yang melayani kegiatan distribusi tersebut. "BI juga distribusi uang ke tempat 3T (terluar, terdepan, terpencil), bahkan hingga mencapai pelosok kecamatan," kata Rosmaya.

Rosmaya mengimbau perbankan supaya memastikan kondisi ATM dan pelayanan kepada masyarakat selama libur Lebaran tidak berkurang. BI akan terus berkoordinasi dengan peserta sistem pembayaran guna memastikan optimalnya kegiatan sistem pembayaran.

Dengan langkah-langkah antisipatif yang dilakukan, BI berharap kegiatan ekonomi masyarakat pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2018 dapat berjalan dengan lancar, aman dan nyaman. [tar]

Komentar

x