Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 14:36 WIB

Larangan Tukar Uang BI Matikan Bisnis di Jalanan

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 23 Mei 2018 | 18:00 WIB
Larangan Tukar Uang BI Matikan Bisnis di Jalanan
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Deputi Gubenur Bank Indonesia (BI), Rosmaya K Hadi mengeluarkan larangan kepada nasyarakat untuk menukar uang di sembarang tempat, termasuk di pinggir jalan. Karena BI sudah menyediakan tempat resmi.

Kata Rosmaya, terlaku berisiko jika menukar uang di konter penukaran tidak resmi. "Jangan pernah menukar uang di tempat tidak resmi. Jangan ambil risiko seperti itu," ujar Rosmaya K Hadi di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Rosmaya mengatakan, BI telah membuka 1.000 titik penukaran uang yang tersebar seluruh Indonesia, bahkan hingga di tempat-tempat terpencil. Di Jabodetabek, ada 160 titik penukaran resmi.

Dengan banyaknya tempat penukaran uang, diharapkan memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya. "Dengan demikian, kita meminimalisir adanya jual beli uang di luar yang bisa merugikan masyarakat," kata Rosmaya.

Menurut Rosmaya, setidaknya ada dua risiko dari penukaran uang di tempat tak resmi. Pertama, masyarakat mendapat uang lebih sedikit dari jumlah yang ditukarkan karena dipotong fee. Kedua, tidak bisa dijamin keaslian uang yang diterima dari tempat penukaran itu. "Memang bisa jamin? Mana tahu uang yang didapat aslo atau enggak," kata Rosmaya.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhaedi mengatakan, pihaknya akan membuka tempat resmi penukaran uang di titik-titik keramaian. Setelah Monas, tempat penukaran uang diletakkan di dekat Stasiun Kota. "Nanti ada tujuh mobil penukaran uang keliling. Mudah-mudahan masyarakat bisa menukar di tempat resmi," kata Suhaedi.[ipe]

Komentar

Embed Widget

x