Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 00:09 WIB

Jaga Stabilitas

Perry Warjiyo segera Bertemu Bankir & Dunia Usaha

Oleh : Ahmad Munjin | Kamis, 24 Mei 2018 | 13:25 WIB

Berita Terkait

Perry Warjiyo segera Bertemu Bankir & Dunia Usaha
Perry Warjiyo

INILAHCOM, Jakarta - Perry Warjiyo resmi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru menggantikan Agus Martowardojo. Perry dilantik menjadi Gubernur BI periode 2018-2023 di Gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Setelah dilantik, Perry akan langsung kerja tanpap gas. Perry dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan pemerintah, OJK untuk langkah bersama menstabilkan kurs rupiah.

"Kami juga akan bertemu dengan perbankan dan dunia usaha yang banyak bergerak dalam devisa. Hal itu untuk meyakinkan mereka bahwa stabilitas monoter itu penting," ujar Perry usai pelantikan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati Perry Warjiyo. Dia berharap, kepemimpinan Perry di BI akan bisa menenangkan masyarakat, pasar, dan di lingkungan BI secara keseluruhan.

Dia mengatakan, pemerintah mendukung sepenuhnya mantan Deputi Gubernur BI ini untuk menjalankan tugasnya sebagai orang nomor satu di bank sentral Indonesia ini.

Sri Mulyani mengaku siap bekerja sama secara penuh dan kuat dengan Perry Warjiyo i era yang baru ini. "Dan pemerintah tentu akan terus melakukan kebijakan, respons terhadap kondisi yang ada secara cepat, termasuk melakukan tindakan penyesuaian," kata dia.

Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai Perry Warjiyo sebagai sosok yang komplet untuk menakhodai bank sentral Indonesia.

"Orang (Perry) yang menurut saya cukup komplet," kata Menko Perekonomian Darmin Nasution, usai pelantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia, di Gedung MA, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2018).

Darmin mengatakan bank sentral sudah lama dipimpin oleh orang dari luar institusi tersebut. Menurut Darmin dengan terpilihnya Perry Warjiyo yang merupakan pejabat karier BI untuk menjadi gubernur baru dapat diartikan memberikan kepercayaan bagi orang dalam memimpin otoritas moneter di negeri ini.

Perry merupakan pejabat karier di BI. Ia menjabat Deputi Gubernur sejak 15 April 2013. Jabatan tersebut diperolehnya melalui perjalanan panjang. Ia dicalonkan untuk jabatan tersebut sebanyak empat kali sejak 2009, namun baru berhasil lolos pada 2013.

Ketika itu, Perry yang menjabat Asisten Gubernur BI menang secara aklamasi di Komisi Keuangan DPR, mengalahkan kandidat lainnya yaitu Hendar yang ketika itu menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter BI.

Pria kelahiran Sukoharjo pada 1959 tersebut telah berkarier di BI sejak 1984. Ia meraih gelar Master dan PhD di bidang Moneter dan Keuangan Internasional dari Iowa State University, Amerika Serikat, masing-masing pada tahun 1989 dan 1991.

Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur, Perry menempati posisi Asisten Gubernur untuk perumusan kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional. Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.

Sebelum itu, Perry sempat menduduki posisi penting sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF), mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group. [jin]

Komentar

x